Walisongo : Sembilan Wali Penyebar Islam Di Nusantara

4 min read

walisongo

Walisongo : Sembilan Wali Penyebar Islam Di Nusantara – jika kita membicarakan mengenai walisongo rasanya agak sensitif. Disebabkan karena beberapa waktu lalu ada beberapa organisasi yang saling membantah ada atau tidaknya walisongo di tanah Jawa.

Terlepas dari perdebatan tersebut pada pembahasan kali ini Kangsantri akan membahas mengenai kontribusi walisongo dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Sebelum lebih lanjut membahas mengenai walisongo dan kontribusinya dalam menyebarkan agama Islam di nusantara alangkah lebih baiknya kita membahas mengenai definisi wali itu sendiri

Apakah wali itu?

wali adalah

Dilihat dari sisi bahasa wali memiliki arti kekasih sahabat dan juga bisa berarti kawan Lawan dari kata musuh.

Orang yang dikasihi dan dicintai Allah ini bisa dikarenakan dua sebab.

Pertama orang tersebut memang sudah dari zaman Azali diciptakan dicintai oleh Allah.

Kedua orang tersebut istiqomah dalam melakukan taat kepada Allah sehingga tidak ada lagi kesempatan untuk melakukan maksiat kepada Allah. Dengan ketakwaannya ini menjadikan Allah ridho dan Mencintainya.

Di dalam Alquran menyebutkan tentang sifat seorang waliyullah yaitu orang yang beriman dan bergantung hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa” (QS. Yunus: 62-63)

Karena kecintaan Allah kepada para wali, maka Allah pun memberikan hadiah kepada wali berupa karomah.

 

Siapakah walisongo?

walisongo

Pertanyaan Siapakah walisongo menurut saya merupakan pertanyaan yang kurang sopan. Bagaimana tidak. Mereka  merupakan kelompok elit penyebar agama Islam di nusantara. Sehingga pertanyaan Siapakah walisongo menurut saya tidak layak untuk dipertanyakan.

Terlepas dari itu tidak ada salahnya juga memberikan informasi mengenai identitas dan juga biografi wali songo.

Dikutip dari berbagai sumber, datangnya wali songo ke Indonesia yang di dahului oleh Sunan Gresik merupakan perintah dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melalui isyarat. Setelah mendapat perintah tersebut kemudian menyebarkan Islam di tanah Jawa.

Nama-nama walisongo

nama-nama walisongo

1. Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

Syaikh Maulana Malik Ibrahim, yang makamnya terletak di kampung Gapura di dalam kota Gresik, Jawa Timur, tidak jauh dari pelabuhan. Inskripsi makamnya yang menunjuk angka 882 H/1419 M, yaitu tahun wafatnya, menempatkannya sebagai salah seorang tokoh yang dianggap penyebar Islam tertua di Jawa.

2. Raden Rahmat (Sunan Ampel)

Sunan Ampel putra Syaikh Ibrahim As-Samarkandi adalah tokoh walisongo tertua yang berperan besar dalam pengembangan dakwah Islam di Jawa dan tempat lain di Nusantara.

Melalui Pesantren Ampeldenta, Sunan Ampel mendidik kader-kader penggerak dakwah Islam seperti Sunan Giri, Raden Patah, Raden Kusen, Sunan Bonang, dan Sunan Drajat.

Dengan cara menikahkan juru dakwah Islam dengan putri-putri penguasa bawahan Majapahit, Sunan Ampel membentuk keluarga-keluarga muslim dalam suatu jaringan

kekerabatan yang menjadi cikal-bakal dakwah Islam di berbagai daerah. Sunan Ampel sendiri menikahi putri Arya Teja, Bupati Tuban, yang juga cucu Arya Lembu Sura Raja

Surabaya yang muslim. Jejak dakwah Sunan Ampel tidak hanya di Surabaya dan ibu kota Majapahit, melainkan meluas sampai ke daerah Sukadana di Kalimantan.

3. Raden Paku (Sunan Giri)

sunan giri

Sunan Giri putra Syaikh Maulana Ishak adalah tokoh walisongo yang berkedudukan sebagai raja sekaligus guru suci (pandhita ratu). la memiliki peran penting dalam pengembangan dakwah Islam di Nusantara dengan memanfaatkan kekuasaan dan jalur perniagaan.

Sebagaimana guru sekaligus mertuanya, Sunan Ampel, Sunan Giri mengembangkan pendidikan dengan menerima murid-murid dari berbagai daerah di Nusantara. Sejarah

mencatat, jejak dakwah Sunan Giri beserta keturunannya mencapai daerah Banjar, Martapura, Pasir, dan Kutai di Kalimantan, Buton dan Gowa di Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara, bahkan Kepulauan Maluku.

4. Raden Makhdum (Sunan Bonang)

Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel dari pernikahan dengan Nyai Ageng Manila putri Arya Teja Bupati Tuban. Sunan Bonang dikenal sebagai tokoh walisongo yang ulung dalam berdakwah dan menguasai ilmu fkih, ushuludin, tasawuf, seni, sastra, arsitektur, dan berbagai ilmu kesaktian dan kedigdayaan.

Dakwah awal dilakukan Sunan Bonang di daerah Kediri yang menjadi pusat ajaran Bhairawa-Tantra. Dengan membangun masjid di Singkal yang terletak di sebelah barat Kediri.

Sunan Bonang mengembangkan dakwah Islam di pedalaman yang masyarakatnya masih menganut ajaran Tantrayana. Setelah meninggalkan Kediri, Sunan Bonang berdakwah di Lasem.

Sunan Bonang dikenal mengajarkan Islam melalui wayang, tasawuf, tembang, dan sastra sufstik. Karya sastra sufstik yang digubah Sunan Bonang dikenal dengan nama Suluk Wujil.

5. Raden Sahid (Sunan Kalijaga)

Sunan Kalijaga adalah putra Tumenggung Wilatikta Bupati Tuban. Sunan Kalijaga dikenal sebagai tokoh walisongo yang mengembangkan dakwah Islam melalui seni dan budaya.

Sunan Kalijaga termasyhur sebagai juru dakwah yang tidak saja piawai mendalang melainkan dikenal pula sebagai pencipta bentuk-bentuk wayang dan lakon-lakon carangan yang dimasuki ajaran Islam.

Melalui pertunjukan wayang, Sunan Kalijaga mengajarkan tasawuf kepada masyarakat. Sunan Kalijaga dikenal sebagai tokoh keramat oleh masyarakat dan dianggap sebagai wali pelindung Jawa.

6. Raden Qasim (Sunan Drajat)

Sunan Drajat adalah putra Sunan Ampel dan adik dari Sunan Bonang. Sunan Drajat dikenal sebagai tokoh wali songo yang mengembangkan dakwah Islam melalui pendidikan akhlak bagi masyarakat. Sunan Drajat dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib fakir miskin.

Sunan Drajat mendidik masyarakat sekitar untuk memperhatikan nasib kaum fakir miskin, mengutamakan kesejahteraan umat. Memiliki empati, etos kerja keras, kedermawanan, pengentasan kemiskinan. Usaha menciptakan kemakmuran, solidaritas sosial, dan gotong-royong.

Sunan Drajat juga mengajarkan kepada masyarakat teknik-teknik membuat rumah dan membuat tandu.

7. Ja’far Shadiq (Sunan Kudus)

Sunan Kudus adalah putra Sunan Ngudung. Sunan Kudus dikenal sebagai tokoh wali songo yang tegas dalam menegakkan syariat. Namun, seperti wali yang lain, Sunan Kudus dalam berdakwah berusaha mendekati masyarakat untuk menyelami serta memahami kebutuhan apa yang diharapkan masyarakat.

Itu sebabnya, Sunan Kudus dalam dakwahnya mengajarkan penyempurnaan alat-alat pertukangan. Kerajinan emas, pande besi, membuat keris pusaka, dan mengajarkan hukum-hukum agama yang tegas.

8. Raden Umar Said (Sunan Muria)

Sunan Muria adalah putra Sunan Kalijaga. Sunan Muria merupakan tokoh wali songo yang paling muda usianya. Sebagaimana Sunan Kalijaga, Sunan Muria berdakwah melalui jalur budaya. Sunan Muria dikenal sangat piawai menciptakan berbagai jenis tembang cilik (sekar alit) jenis sinom dan kinanthi yang berisi nasehat-nasehat dan ajaran Tauhid.

Seperti ayahnya, Sunan Muria dikenal pintar mendalang dengan membawakan lakon-lakon carangan karya Sunan Kalijaga.

9. Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati)

sunan gunung jati

Sunan Gunung Jati adalah putra Sultan Hud yang berkuasa di wilayah Bani Israil, yang masuk wilayah Mesir. Sunan Gunung Jati dikenal sebagai tokoh wali songo yang menurunkan sultan-sultan Banten dan Cirebon.

Strategi dakwah yang dijalankan Sunan Gunung Jati adalah memperkuat kedudukan politis sekaligus memperluas hubungan dengan tokoh-tokoh berpengaruh di Cirebon, Banten, dan Demak melalui pernikahan. Selain itu, Sunan

Gunung Jati menggalang kekuatan dengan menghimpun orang-orang yang dikenal sebagai tokoh yang memiliki kesaktian dan kedigdayaan.

 

Asal muasal Islam di Indonesia

Sebenarnya sebelum walisongo ada di tanah Jawa pernah sempat ada para Dai yang menyebarkan agama Islam di sekitaran Pulau Jawa.

Mereka adalah Fatimah binti Maimun Syekh Syamsudin Al Wasil dan sultan Malik As Sholih.

Banyak naskah sejarah yang berbeda asal muasal Sunan Gresik. Ada yang mengatakan dari Iran ada yang mengatakan dari Timur Tengah dan juga ada yang mengatakan Sunan Gresik berasal dari Asia tengah. Allahu A’lam..

Menurut pribadi penulis. Jika dikatakan masuknya Islam dikarenakan pedagang dari India nampaknya nya kurang pas dengan teori penyebaran Islam di India di bawah. Bahwa para dai di India gagal dikarenakan memaksakan Islam dengan kekerasan. Padahal para wali songo berbeda jauh mengajarkan agama Islam dengan cara sufi dan kelembutan.

Dengan melihat dominannya Mazhab Syafi’i yang dianut oleh umat muslim di Indonesia ini menunjukkan bahwa para Dai wali songo seperti Sunan Gresik dan lain sebagainya berasal dari Timur Tengah tepatnya dari Mesir yang sama-sama mengikuti madzhab ImamSyafi’i.

Penting untuk kita ketahui bahwa metode yang dipakai oleh para wali songo merupakan metode yang sangat ampuh menaklukkan masyarakat yang beragama Hindu Budha. Terbukti dengan mengedepankan tasawuf dengan ketenangan dengan kesabaran akan menjadikan seseorang yang memutuskan untuk masuk Islam.

Perbedaan syair Islam di Nusantara dan India

Berbeda halnya para Da’i yang menyebarkan agama Islam di daerah Pakistan dan India.

Ketika Islam disiarkan di India lewat penaklukan-penaklukan oleh Mahmud Ghazna, Dinasti Khijlia, Tughlaq, Lodia, Aurangzeb, Haydar Ali, dan Tipu Sultan yang ditandai pembunuhan masal, kekerasan, khitan paksa, dan tindakan-tindakan kejam, ternyata tidak cukup kuat mendorong dakwah Islam secara masif di tengah penduduk pribumi India. Sebab, tidak sedikit kasus menunjukkan bahwa setelah kelompok-kelompok penduduk diislamkan lewat kekerasan, pada saat ada kesempatan akibat melemahnya politik kekuasaan Islam, penduduk kembali kepada agamanya semula.

Sementara itu, dakwah Islam yang dilakukan oleh tokoh-tokoh sufi-yang dikenal sebagai wali-yang menggunakan pendekatan dakwah lewat keteladanan moral, kasih sayang, kedermawanan, toleransi, pendekatan persuasif, dan penampilan karamah-karamah, ternyata telah menjadikan Islam begitu melekat dalam perikehidupan penduduk India yang dengan sukarela memeluk Islam.

Demikian pembahasan mengenai wali songo penyebaran Islam di nusantara ini. Semoga apa yang kita dapat Pada kesempatan kali ini bisa bermanfaat dan menjadikan kita terus termotivasi dalam mempelajari agama Islam.

Wallahul muwaffiq Ila aqwamith Thariq. Wassalamialaikum

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.