Kang Santri Kangsantri.id merupakan bentuk usaha kami dari para santri dan alumni untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren yang mengedepankan wasathiyah, salafiyah. 🤲

Wakaf Uang dan Pemberdayaan Masyarakat

2 min read

wakaf uang

Wakaf Uang dan Pemberdayaan Masyarakat – Dalam sistem wakaf, ada wakaf yang materinya pada barang-barang yang tidak bergerak. Hal ini bisa untuk memberikan pelayanan dan fasilitas pada kebutuhan masyarakat.

Baik untuk peribadatan maupun untuk lainnya, misalnya, perwakafan tanah, gedung bangunan untuk sekolah atau untuk masjid.

Dalam pemanfaatannya, wakaf tunai bisa berupa modal atau uang yang dapat disalurkan untuk berbagai kegiatan ekonomi yang produktif atau untuk kegiatan proyek-proyek investasi yang menguntungkan dengan tetap menjaga keutuhan harta modalnya.

Hal ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah strategis yang terencana dan tersusun rapi, seperti adanya manajemen yang baik.

Perhitungan yang matang terhadap risiko yang dihadapi, dan usaha-usaha lainnya guna menunjang hal-hal tersebut.

Manajemen yang profesional merupakan suatu hal yang mutlak diperlukan dalam pengelolaan wakaf tunai. Karena selain diharapkan dapat mendatangkan keuntungan juga harus diperhatikan risiko yang dihadapinya, sehingga keutuhan harta wakaf tetap terjaga.

Wakaf dalam sistem perekonomian memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu terbebasnya harta wakaf dari beban zakat dan pajak, dan harta wakaf tidak dikenakan kewajiban zakat.

Begitu pula dalam perundang-undangan kontemporer yang berkembang di Barat, semua aset wakaf dibebaskan dari pajak, termasuk di dalamnya pajak bumi dan bangunan, pajak pendapatan dan penjualan, serta pajak ekspor impor untuk aset wakaf produktif yang diinvestasikan pada berbagai bentuk perdagangan.

Wakaf Uang dan Pemberdayaan Masyarakat

Wakaf Uang dan Pemberdayaan Masyarakat

Wakaf merupakan ibadah yang berdimensi ganda, selain menggapai keridaan dan pahala dari Allah, wakaf merupakan ibadah yang berdimensi sosial.

Dalam sejarah Islam, wakaf banyak digunakan untuk kepentingan sosial. Wujud kepentingan sosial tersebut dapat berupa pemberdayaan masyarakat, jaminan sosial, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain.

Dalam manajemen modern saat ini, wakaf diintegrasikan dengan berbagai sistem modern yang telah ada, terutama terkait dengan wakaf uang yang saat ini tengah digencarkan di Indonesia.

Berdasarkan UU No. 41 tahun 2004, penerimaan dan pengelolaan wakaf uang dapat diintegrasikan dengan lembaga keuangan syariah.

Dalam wakaf uang, wakif tidak boleh langsung menyerahkan mauquf yang berupa uang kepada nazhir, tetapi harus melalui LKS, disebut sebagai LKS Penerima Wakaf Uang (PWU).

Dalam sistem pengelolaan wakaf uang. Nazhir bertugas untuk menginvestasikan sesuai syariah dengan satu syarat: nilai nominal uang yang diinvestasikan tidak boleh berkurang.

Baca juga : Perubahan Status Dan Tujuan Perwakafan

Adapun hasil investasi dialokasikan untuk upah nazhir (maksimal 10%) dan kesejahteraan masyarakat (minimal 90%). 14 Untuk lebih jelasnya, perhatikan bagan berikut.

Wakaf Uang dan Pemberdayaan Masyarakat

Kerja Sama Bank Untuk Wakaf Tunai

Wakaf tunai di indonesia

Saat ini, yang tengah berjalan adalah kerja sama nazhir dengan perbankan syariah. Ini tercermin dari Keputusan Menteri Agama RI No. 92-96 tahun 2008 yang menunjuk lima bank syariah untuk bermitra dengan nazhir dalam soal wakaf uang.

Yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, DKI Syariah, dan Bank Syariah Mega Indonesia.

Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan, wakaf uang juga bisa dipadukan dengan instrumen lembaga keuangan syariah nonbank.

Dalam Pasal 34 amandemern UUD 1945 dikatakan, “Bahwa negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.

Berdasarkan amandemen UUD 1945, tersebut secara eksplisit bahwa negara harus mampu memberdayakan masyarakat.

Terminologi pemberdaysan adalah membantu masyarakat agar mampu menjadi mandiri dalam menyejahterakan dirinya sendiri.

Wakaf uang sebagai gerakan baru dalam dunia perwakafan, terutama di Indonesia mampu megambil peranan yang signifikan dalam merancang programprogram pemberdayaan masyarakat. Sebab, tugas memberdayakan masyarakat bukan tugas pemerintah semata.

Setiap elemen masyarakat harus turut serta dalam memberdayakan masyarakat. Program pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan sistem perwakafan, sesuai dengan UU No. 41 tahun 2004 tentang wakaf yang telah mengamanatkan Badan Wakaf Indonesia agar pengelola harta benda wakaf yang berskala nasional dan internasional.

Sifat utama perwakafan mengharuskan kekal dan abadi pokok hartanya, lalu dikelola dan hasilnya disalurkan sesuai dengan peruntukannya sangat sesuai dan selaras dengan program sistem jaminan sosial atau asuransi.

Baca juga Wakaf Tunai Pendapat Ulama, Tantangan dan Solusi

Wakaf uang jangka waktu tertentu

wakaf uang dan pemberdayaan ekonomi masyarakat

Wakaf uang jangka waktu tertentu harus diinvestasikan pada produk perbankan agar lebih aman dan memudahkan pihak wakaf dalam menerima saat jatuh tempo.

Adapun wakaf uang untuk selamanya, pihak nazhir memiliki otoritas penuh untuk mengelola dan mengembangkan uang wakaf untuk mencapai tujuan wakafnya.

Apabila kegiatan investasi menggunakan dana penghimpunan wakaf. Keuntungan bersih usaha hasil investasi ini (yaitu pendapatan kotor dikurangi dengan biaya operasional) akan dibagikan sesuai dengan ketentuan undang-undang wakaf. Yaitu 90% keuntungan untuk tujuan wakaf dan 10% untuk dana pengelola atau nazhir.

Pemberdayaan masyarakat dengan wakaf tunai

Seorang wakif dapat menetapkan jenis peruntukan harta wakaf, misalnya untuk pemberdayaan komunitas secara integral.

Seperti pemberdayaan pendidikan, pemberdayaan kesehatan, pemberdayaan sosial, dan pemberdayaan ekonomí suatu komunitas.

Bentuk pemberdayaan pendidikan misalnya dapat berupa pendirian sekolah gatis dengan kualitas mutu terjamin. Atau bantuan uang sekolah dan peralatan sekolah dengan tetap memerhatikan kesejahteraan guru.

Sementara pemberdayaan kesehatan dapat berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Atau bantuan biaya kesehatan ibu hamil dan bantuan melahirkan bagi ibu tidak mampu, serta bantuan gizí bagi balita.

Kemudian, pemberdayaan sosial dapat berupa pelatihan kerja dan kewirausahaan bagi para pengangguran atau anak jalanan.

Selain itu, pemberdayaan sosial dapat pula program penanganan dan rehabilitasi remaja bermasalah (narkoba, premanisme, PSK, dan sebagainya).

Aktivitas pemberdayaan ekonomi dapat berupa bantuan dana bergulir dengan skema qardhl hasan bagi pengusaha kecil. Dengan diikuti pembinaan terhadapnya berupa program pelatihan dan permbinaan usaha, bantuan pemasaran serta peningkatan mutu produk.

Kang Santri Kangsantri.id merupakan bentuk usaha kami dari para santri dan alumni untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren yang mengedepankan wasathiyah, salafiyah. 🤲

Sebarkan Kebaikan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: