Kang Santri Perintah rasul. "Barang siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat maka berilmulah". Alhamdulillah.. kami pernah belajar di beberapa pesantren dan juga universitas 🤲

Pengertian Dan Syarat Amil Zakat

2 min read

Zakat fitrah

Pengertian Dan Syarat Amil Zakat – Tinggal menghitung berapa hari lagi bulan suci Ramadan menghampiri kita. Dengan datangnya bulan suci Ramadan mewajibkan kita untuk melaksanakan perintah perintahnya dan juga menjauhi larangan-larangannya.

Perintah untuk senantiasa menjaga diri dan jiwa. Menahan hawa nafsu dari segala hal yang membatalkan puasa. Juga larangan untuk menggauli istri pada saat siang hari di bulan suci.

Datangnya bulan suci Ramadan juga menjadi awal untuk pelaksanaan takjil zakat fitrah. Yaitu kewajiban setiap muslim untuk mengeluarkan kurang lebih 2,5 kg sebagai pembersih jiwa.

Pada saat zakat fitrah biasanya Muzakki atau orang yang mengeluarkan zakat tidak langsung memberikannya kepada 8 golongan penerima zakat.

Tetapi lebih mempercayakan kepada panitia penerima zakat atau yang biasa disebut amil zakat. Tapi bagaimanakah pengertian amil zakat dan juga syarat menjadi amil zakat? Apakah sama antara amil zakat dengan panitia zakat? Mari kita ulas dalam pembahasan berikut.

Pengertian amil zakat

Amil zakat dalam asumsi pemikiran masyarakat awam adalah mereka yang mengumpulkan zakat dari anggota masyarakat ataupun anggota organisasi yang kemudian mendistribusikan kepada mustahiq zakat.

Dengan demikian pengertian amil zakat dalam pandangan masyarakat umum adalah semua orang yang bertugas untuk mengumpulkan zakat.

Pada zaman Rasulullah SAW menunjuk sahabat-sahabatnya sebagai amil “pekerja” untuk mencatat dan menarik zakat dari orang-orang kaya kemudian di distribusikan untuk mustahik.

Dengan adanya amil dapat terdata dengan baik siapa saja yang patuh membayar zakat dan mustahik. Sehingga dengan adanya data yang baik akan tepat sasaran. Terbukti pada saat khalifah abu bakar memerangi mereka yang membangkang tidak mengeluarkan zakat. Amil zakat merupakan respon dari ayat 103 QS. At-Taubah.

Di dalam Kitab kifayatul Akhyar menjelaskan bahwa wa Ami zakat adalah mereka yang ditunjuk untuk bekerja mengambil zakat dari orang kaya mendistribusikan menjaga dan mencatatnya.

Menurut badan amil zakat nasional basnas Amil adalah mereka yang mempunyai izin dari otoritas pemerintah yang mempunyai wewenang untuk menarik zakat dari seseorang ataupun lembaga.

Dengan demikian panitia atau amil zakat musholla dan masjid harus memiliki izin mandat dari pemerintah. Sehingga memiliki legalitas yang jelas. Dalam hal ini BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat.

Baca juga : Panitia Zakat Sama Dengan Amil Zakat?

Syarat amil zakat

nishab zakat profesi

Amil zakat merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah dalam hal ini badan amil zakat nasional maupun lembaga amil zakat.

Maka dari itu seorang amil zakat haruslah memenuhi kriteria kriteria tertentu supaya penarikan dan pendistribusian zakat tepat sasaran. Sehingga efektif untuk membangun perekonomian umat.

Baca juga : Amil zakat yang sah menurut Islam dan negara

Berikut ini kriteria ambil zakat yang harus dipenuhi :

Ahli fikih

Pengertian Amil zakat

Karena tugas amil zakat adalah mengurusi seputar zakat maka harus paham betul kewajiban, keharaman dan sunah-sunah dalam zakat.

Paham mengenai kadar zakat yang harus dikeluarkan nisab dan juga mengetahui dengan baik pendistribusian zakat kepada mustahik zakat yang jumlahnya ada delapan.

Jujur

Syarat amil zakat

Dana yang terkumpul dalam badan amil zakat nasional pada tahun 2019 mencapai 10 triliun. Nilai ini sangatlah fantastis mengingat jumlahnya yang tidak sedikit.

Dan kemungkinan semakin bertambahnya tahun semakin banyak uang yang terkumpul. Dikarenakan kan tinggal kepercayaan masyarakat kepada badan amil zakat nasional ini semakin meningkat.

Jujur dalam melaksanakan tugas merupakan kriteria yang sangat penting dalam pertimbangan menjadi seorang amil zakat. Dengan banyaknya uang yang masuk seseorang harus kuat iman tidak menggunakan uang hasil zakat sekehendaknya sendiri. Sehingga tidak terjadi korupsi dalam pengambilan zakat.

Baca juga : Pengertian dan Macam-macam Zakat Yang Wajib Kamu Ketahui

Proaktif

Zakat ditujukan untuk pemerataan perekonomian umat sehingga dengan adanya zakat dari orang yang mampu mampu menggerakkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu seorang amil zakat yang ditunjuk haruslah bekerja dengan sungguh-sungguh dan profesional. Aktif dalam kegiatan pengambilan dan pendistribusian zakat dari dan oleh umat.

Dengan adanya Amin yang proaktif mampu memaksimalkan pengambilan dan pendistribusian masyarakat secara cara efektif dan efisien.

Tidak fasik

Zakat merupakan ibadah Maliyah. Sedangkan bisakan hanya ada di dalam syariat Islam. Sementara orang fasik saat melakukan kefasikan berada di tengah-tengah antara Muslim dan non muslim.

Maka dari itu ibadah zakat disarankan Amil bukanlah orang yang fasik. Bukan orang yang terbiasa meminum khamr, sering berbuat maksiat, dholim dan yang lainnya.

Hal ini seperti anjuran Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Alquran surat Ali Imron ayat 118.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu.

Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.

Muslim

Jika seorang amil zakat di syaratkan bukan seorang yang fasik maka lebih tidak diperbolehkan lagi seorang Amil dari orang yang non muslim. Karena kafir lebih berat daripada orang yang fasik.

Di dalam keterangan kitab fiqhus sunnah dijelaskan bahwa zakat hanyalah ibadah yang dimiliki oleh orang muslim maka dari itu di luar orang muslim tidak diperkenankan ikut campur dalam urusan zakat.

Bukan keturunan Rasulullah

Mereka yang memiliki keturunan rasul tidak diperbolehkan menjadi amil zakat. Yaitu dari Bani Hasyim dan Bani Abdul Mutholib.

Demikian pembahasan Pada kesempatan kali ini mengenai pengertian amil zakat dan syarat-syaratnya.

Semoga pembahasan Pada kesempatan kali ini bisa bermanfaat dan juga memberikan keberkahan bagi kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan tahun 1441 Hijriah.

Kang Santri Perintah rasul. "Barang siapa yang ingin sukses di dunia dan akhirat maka berilmulah". Alhamdulillah.. kami pernah belajar di beberapa pesantren dan juga universitas 🤲

2 Replies to “Pengertian Dan Syarat Amil Zakat”

  1. baru sadar kalau selama ini ada perbedaan antara panitia zakat yang diadakan oleh pengurus mushola dengan Amil Zakat yang sebenernya.
    Terima kasih ilmunya bang.

Sebarkan Kebaikan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: