Sholat Tahajud yang Benar Sesuai Tuntunan Rasulullah

Sholat Tahajud adalah salah satu sholat sunnah yang dikerjakan di malam hari. Sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari ini hukumnya sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan.

Waktu melaksanakan sholat malam sendiri yaitu dimulai setelah waktu sholat isya’ sampai menjelang shubuh. Waktu yang paling utama untuk mengerjakan sholat malam adalah sepertiga malam yang akhir dan boleh dikerjakan sebelum tidur atau setelah bangun tidur.

Selain sholat sunnah tahajud, sholat malam lainnya yang bisa dikerjakan adalah sholat witir, sholat hajat, sholat taubat, sholat istikharah, shalat tasbih dan shalat tarawih. Umumnya, sholat sunnah tahajud dilakukan pada malam hari setelah bangun tidur.

Jumlah Rokaat sholat sunnah tahajud minimal adalah dua rokaat dan maksimal tidak terbatas. Dilakukan dua rokaat satu salam. Dan semua sholat sunnah malam itu dilakukan dua rokaat 1 salam, kecuali witir minimal 1 rokaat, tidak boleh empat rokaat satu salam, sebab untuk membedakan dengan sholat isya.

Waktu Sholat Tahajud

Ada beberapa waktu dalam mengerjakan sholat sunnah tahajud. Waktu yang diutamakan itu adalah:

  • Dikerjakan pada waktu setelah isya’ sampai pukul 22.oo WIB.
  • Dikerjakan pada pukul 22.00 sampai 01.00
  • Dikerjakan pada pukul 01.00 sampai menjelang waktu shubuh.

Namun dari ketiga waktu itu yang paling utama adalah yang terakhir, yaitu pada waktu sepertiga malam akhir. Sebab pada waktu itu Allah turun ke langit dunia sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir. Ia (Allah) lalu berkata: “Barangsiapa yang berdoa, akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri, siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni. Hingga terbit fajar”. (HR. Bukhari 1145, Muslim 758)

Niat Sholat Tahajud

Niat Sholat Tahajud

Usholli sunnatat tahajjudi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa

Niat Sholat Tahajud ini wajib untuk dilakukan sebagai pembeda dan pengkhusus dari sholat yang lain. Sebab sholat sunnah dua roka’at yang dilakukan pada malam hari itu ada banyak, sehingga diperlukan niat untuk mengkhususkan bahwa yang sedang dikerjakan ini adalah sholat sunnah tahajud.

Niat sendiri dalam praktek ibadah adalah sesuatu yang paling diutamakan. Yang mana jika niatnya saja tidak benar, maka amal ibadahnya secara otomatis tidak sah. Oleh sebab itu, kajian mengenai Niat Sholat Tahajud ini perlu Anda pahami lagi lebih lanjut.

Bacaan Sholat Tahajud

Bacaan sholat tahajud sendiri seperti sholat pada umumnya. Yaitu Membaca Surat Al Fatihah kemudian membaca surat dari Al Qur’an.

Namun yang lebih utama dalam membaca surat dari Al Qur’an setelah membaca Al Fatihah adalah membaca satu surat ful sampai selesai. Hal ini lebih utama dibanding membaca surat yang panjang namun hanya satu halaman atau beberapa ayat saja.

Tapi bukan berarti tidak baik, banyak dari penghafal Al Qur’an menggunakan waktu tahajudnya untuk muroja’ah hafalannya.

Doa Sholat Tahajud

doa sholat tahajud lengkap

Dalam doa sholat sunnah tahajud, sebaiknya jangan minta urusan duniawi. Khususkanlah doa tahajud itu hanya untuk urusan akhirat.

Sebab sangat disayangkan, keutamaan sholat sunnah tahajud yang begitu agung kalau hanya untuk meminta urusan dunia. Sedangkan dunia itu adalah urusan yang sangat remeh.

Sedangkan untuk doa urusan dunia dirikanlah sholat lagi berupa sholat hajat. Berdoalah untuk urusan duniawi pada sholat hajat tersebut. Karena memang fungsinya adalah untuk meminta hajat.

Untuk penjelasan lebih detilnya bisa baca di Doa Sholat Tahajud Sahih dari Rasulullah.

Keutamaan Sholat Tahajud

Keutamaan sholat tahajud ini ada banyak sekali, banyak keterangan mengenai keutamaan sholat tahajud berdasarkan Al Qur’an dan Hadits. Beberapa diantaranya akan Kang Santri sebutkan dibawah.

Salah satu kisah inspiratif seorang ahli tahajud dari zaman dulu yang sangat terkenal sampai sekarang adalah kisahnya Amirul Mukminin Muhammad Alfatih. Muhammad Alfatih adalah raja muda umat Islam yang telah berhasil menaklukan Konstantinopel dalam usia 21 tahun.

Kesuksesan Sultan Alfatih ini sebelumnya sudah disebutkan dalam Hadits Rasulullah SAW:

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada dibawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].

Keutamaan Sholat Tahajud Dapat Menjadi Sebab Masuk Surga

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (surga) dan mata air, [15] Mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik. [16] Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. [17] (QS. Adz Dzariyat: 15-17)

Dalam ayat surat yang lain Allah juga menyebutkan:

Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)

Rasulullah SAW bersabda:

Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makanan, sambunglah tali persaudaraan dan sholatlah ketika manusia terlelap tidur pada waktu malam, niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat” (HR. Ibnu Majah, dishohihkan oleh Al Albani)

Keutamaan Sholat Tahajud Menjadi Sebab Mendapat Rahmat Allah

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, kemudian melaksanakan sholat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga merahmati perempuan yang bangun malam, kemudian sholat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

Dalam Hadits yang Lain Diesbutkan:

Apabila seorang suami membangunkan istrinya di malam hari kemudian mereka sholat berjama’ah dua raka’at, niscaya mereka dicatat tergolong orang-orang yang banyak mengingat (Allah).” (HR. Abu Dawud)

Itulah beberapa keutamaan shalat tahajud sesuai Al Qur’an dan Hadits. Masih ada banyak lagi keutamaan yang tidak bisa Kang Santri sebutka satu persatu.

Sedikit Kang Santri menambahkan, alangkah baiknya apabila dalam shalat tahajud itu tidak meminta untuk urusan dunia. Sebab sangat disayangkan apabila keutamaan shalat tahajud yang begitu agung hanya digunakan untuk meminta dunia.

Salah satu nasehat dari KH. Asrori Al Ishaqi Kedinding Surabaya adalah:

Shalat tahajud itu berguna untuk menerangi alam kubur, maka niatkanlah shalat tahajud itu untuk menerangi alam kubur.

Untuk urusan dunia, Anda bisa melakukan sholat hajat sebagai sarana untuk meminta segala hal yang berkaitan dengan persoalan dunia.

Baca:

Tips Sholat Tahajud

Untuk bisa melaksanakan sholat tahajud memang tidak mudah, apalagi kalau belum terbiasa. Untuk itu perlu sebuah pembiasaan. Sedangkan yang menjadi penghalang utama adalah bangun malam, meskipun niat sholat tahajud itu sudah ada, kadang ada saja penghalangnya.

Dan terkadang, disaat kita sudah bisa terbangun dari tidur pun merasa malas untuk bangkit mengambil air wudhu. Berikut adalah tips untuk bisa bangun malam melaksanakan sholat sunnah tahajud:

  • Berwudhu sebelum tidur.
  • Berdoa sebelum tidur dan beri’tikad bangun malam jam (…..) untuk melaksanakan shalat tahajud.
  • Saat mulai terbangun dari tidur, bacalah doa bangun tidur/alhamdulillah sebagai kalimat yang pertama kali keluar dari mulut.
  • Memaksakan diri untuk bangun dari tempat tidur dan beranjak ke kamar mandi, paksakan untuk berwudhu.
  • Jika berhasil, bersyukur dan berdoalah kepada Allah untuk tetap bisa istiqomah dalam mengamalkan. Jangan merasa bangga atau hebat, sebab itu anugerah dari Allah.

Tips diatas memang sangat sederhana dan terlihat mudah sekali teorinya. Sedangkan masalah prakteknya, tergantung Anda sendiri.

Add Comment