Pengertian Ikhlas Ciri-Ciri Dan Tingkatannya

4 min read

Ciri-ciri ikhlas

Pengertian ikhlas – Ikhlas merupakan salah satu dari akhlakul Mahmudah yang pada tulisan yang telah lalu kita telah bahas. Ikhlas merupakan lawan dari riya , yaitu melakukan pekerjaan ataupun ibadah hanya semata-mata karena mencari ridho Allah. Sedangkan riya melakukan suatu amal perbuatan ataupun ibadah karena mencari penghargaan dan pengakuan dari manusia. Pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai pengertian ikhlas ciri-ciri dan tingkatannya.

Pengertian Ikhlas

 pengertian ikhlas
Sumber: baiturrahmanonline.com

Ikhlas merupakan ruh dari sebuah amal perbuatan jika amal perbuatan tidak disertai ikhlas maka bagaikan jasad tubuh yang tak mempunyai ruh. Seperti hikmah yang disampaikan oleh Ibnu Athoillah As-Sakandari.

الأعمال صور قائمة وأرواحها وجود سر الإخلاص فيها

Selain itu akhlakul karimah yang berupa ikhlas ini merupakan buah dari Ihsan yaitu keyakinan seseorang bahwa apa yang kita kerjakan diketahui oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Secara bahasa, Ikhlas artinya membersihkan (bersih, jernih, suci dari campuran dan pencemaran, baik berupa materi ataupun immateri). Adapun secara istilah yaitu: membersihkan hati supaya menuju kepada Allah semata, dengan kata lain dalam beribadah hati tidak boleh menuju kepada selain Allah.
Pengertian lain menurut Ali Al Daqoq menjelaskan adalah menutupi segala sesuatu dari pandangan makhluk seorang Mukhlis yaitu orang yang ikhlas tidak memiliki sifat riya.
Menurut fudhail Bin iyadh adalah beramal hanya semata-mata karena Allah jika seseorang meninggalkan beramal kepada manusia disebut Riya sedangkan orang yang beramal karena manusia adalah syirik sedangkan posisi Ikhlas adalah di antara keduanya.

Menurut Imam Nawawi

ﺍﻹِﺧْﻼَﺹُ ﺑِﺄَﻥْ ﻃَﻬُﺮَﺕْ ﺣَﻮَﺍﺳُﻪُ ﺍﻟﻈَّﺎﻫِﺮَﺓُ ﻭَ ﺍﻟْﺒَﺎﻃِﻨَﺔُ ﻣِﻦَ ﺍﻷَﺧْﻼَﻕِ ﺍﻟﺬَّﻣِﻴْﻤَﺔِ

Ikhlas yaitu membersihkan panca indranya lahir dan batin dari budi pekerti yang tercela .

Beramal merupakan pembuktian makhluk kepada Tuhannya bahwa dia adalah seorang hamba dan patuh kepada Sang Pencipta yang memberikan amanat. Amal yang ditujukan sebagai pembuktian ketaatan kepada Allah tersebut harus dimurnikan sehingga apa yang kita amalkan benar-benar hanya karena Allah dan terbebas dari kemunafikan yaitu riya .
Hal ini sejalan dengan al qur’an dengan QS Al Mulk ayat 2:

اَلَّذِى خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَوةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَّهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُ

Artinya:

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”.

Ciri-Ciri Ikhlas

Ciri-ciri ikhlas
Sumber: coolnames.online

Ikhlas adalah lawan dari sifat riya’. Seperti pembahasan yang telah lewat. Riya memiliki sifat yang berlawanan dengan ikhlas seperti ambisi untuk menjadi pemimpin, selalu ingin tampil sempurna, suka dipuji, tidak suka menerima nasehat dan lain sebagainya.
Ikhlas adalah pekerjaan hati dengan demikian tidak mudah untuk mengetahui sifat seseorang apakah dia ikhlas, riya, sombong tawarkan tawadhu ataupun tidak. Dengan demikian dalam tulisan ini saya akan memberikan ciri-ciri orang yang ikhlas akan tetapi bukan untuk menilai seseorang salah ataupun tidak. Tulisan ini berlaku hanya untuk muhasabah diri kita masing-masing.
Berikut ini ciri-cirinya:

1. Tidak Suka Dipuji

ikhlas tidak suka di puji
Sumber: m.inilah.com

Pujian merupakan salah satu ujian bagi orang-orang yang melakukan amal baik dengan pujian seseorang bisa terkena penyakit ujub, dan sombong. Maka dari itu seseorang yang mukhlis tidak suka dengan adanya pujian dari seseorang.

2. Tidak Berambisi Menjadi Pemimpin

Salah satu kelebihan seorang pemimpin adalah disegani dan dihormati oleh banyak orang. dengan kepemimpinan seseorang akan mudah menjadi congkak dan sombong. Akan tetapi berbeda dengan orang yang memiliki sifat ini dia akan tenang terdiam dan tidak akan mencalonkan dirinya sendiri untuk menjadi pemimpin seperti mencalonkan diri sebagai rt rw ataupun yang lainnya.

3. Mendengarkan Nasehat

Dalam sebuah pepatah arab mengatakan

خذ الحكمة ولو من جوف البهائم

Ambilah hikmah (pelajaran) walau dari mulut binatan
Orang yang mukhlis akan senantiasa menghargai orang-orang yang menasehatinya.

4. Mengganggap Sama Pujian Dan Hinaan

Kewajiban seorang muslim adalah melakukan perintah Allah dengan baik sebagai tanda penghambaan kepada tuhannya. Acapkali apa yang orang lakukan mendapatkan pujian dan hinaan dari orang sekitar.
Bagi seorang mukhlis, pujian dan hinaan merupakan hal yang sama. Mereka tidak memikirkan hal tersebut karena yang dia tuju adalah niat mencari ridho allah.

5. Melupakan Amal Baik

Salah satu ciri ikhlas adalah melupakan amal baik. Ketika seseorang melakukan amal kebaikan seperti menolong orang biasanya seorang yang mukhlis akan lupa dan tak pernah mengingatnya. Dengan demikian orang yang okhlas tidak dengab mudah berbicara “kalau bukan karena saya…..”.

6. Melupakan Hak Amal Baiknya

Seseorang yang beramal dengan ikhlas akan melupakan amal tersebut, selain itu dia juga akan melupakan hak amal baiknya. Ketika seseorang melakukan amal baik biasanya menuntut haknya.
Sebagai contoh adalah setelah seseorang memberi makan anak yatim, lantas dia mengharap ucapan terima kasih dan doa. Sikap seperti ini tidak bisa dinamakan ikhlas karena masih menuntut hak dari berbuat baik.

Tingkatan Ikhlas

tingkatan mukhlis
en-gb.facebook.com

Para ulama tasawuf membagi akhlak ini dalam tiga tingkatan yaitu:

1.     Ikhlas Awam

Dalam beribadah kepada Allah karena dilandasi perasaan rasa takut terhadap siksa Allah dan masih mengharapkan pahala duniawi. Seperti seseorang yang melakukan shalat dhuha supaya dia mendapatkan pahala dan juga dimudahkan rejekinya. Orang yang melakukan sholat tahajud untuk mendapatkan kelancaran urusan dunianya.

2.     Ikhlas Khawas

akhlak ini mempunyai motivasi untuk mendapatkan kan pahala dari Allah dengan adanya bahan Aini orang yang yang melakukan amal perbuatan akan mendapatkan sesuatu dari Allah di akhirat kelak seperti tersiksa dari api neraka dan masuk surga nya Allah.

3.     Ikhlas Akhwas al-Khawas

Ikhlas ini merupakan bentuk pengabdian dari seorang hamba kepada Tuhannya disertai dengan kesadaran penuh bahwa seorang hamba sudah seharusnya mengabdi kepada Allah dengan cara melakukan kan perbuatan-perbuatan an-an menuju ridho Allah dengan sebenar-benarnya.
Amal perbuatan yang dilakukan oleh orang yang mukhlis ini semata-mata hanya untuk mencari ridho Allah tanpa didasari untuk mencari ketenaran di hadapan manusia ataupun perhatian manusia berupa pujian Sanjungan ataupun semacamnya.

Imam Al-Ghazali mengatakan:

هَلَكَ النَّاسُ كُلُّهُمْ إِلاَّ الْعُلَمَاءْ , وَهَلَكَ الْعُلَمَاء كُلُّهُمْ إِلاَّ الْعَامِلِيْنَ ,

وَهَلَكَ الْعَامِلُوْنَ كُلُّهُمْ إِلاَّ الْمُخْلِصِيْنَ , وَالْمُخْلِصُوْنَ عَلىَ خَطْرٍ عَظِيْمٍ

Artinya:

”Setiap manusia akan binasa kecuali orang yang berilmu, dan orang yang berilmu akan binasa kecuali yang beramal (dengan ilmunya), dan orang yang beramal juga binasa kecuali mukhlis (dalam amalnya). Akan tetapi, orang yang ikhlas juga tetap harus waspada dan berhati-hati dalam beramal.

Contoh Ikhlas

Sumber: elauresnews.com

Ada beberapa contoh yang bisa kita ambil hikmah dan pelajarannya yang pertama ketika seseorang sedang yang bekerja kemudian mendengar adzan dzuhur setelah itu dia pergi ke masjid untuk melaksanakan salat zuhur akan tetapi menata hati dan pikiran kita dilatarbelakangi Karena untuk menghindari pekerjaan tersebut maka orang ini ini tidak bisa dikatakan ikhlas cara tersebut adalah yang pertama karena ada alasan yang salah karena dia melaksanakan salat zuhur untuk menghindari pekerjaan.

Contoh yang kedua Ketika seseorang melakukan amal dengan cara infak ataupun shodaqoh yang bertujuan untuk mencari perhatian orang lain maka amal perbuatan ini juga tidak bisa dikatakan ikhlas.

Tips Supaya Ikhlas Dalam Beramal

Ada beberapa cara supaya kita terhindar dari riya ataupun ujub dan amal yang kita perbuat menjadi ikhlas murni karena lillahi ta’ala cara tersebut diantaranya adalah menata hati dan pikiran kita bahwa ibadah kita merupakan karunia dari Allah sehingga dengan fikiran kita yang demikian kita tidak akan menyembuhkan diri bahwa apa yang kita perbuat merupakan murni dari kita melainkan Rahmat dari Allah yang diberikan kita sehingga kita bisa beribadah kepada Allah.
Berkaitan dengan ikhlas dalam beramal ada cara cara supaya ya Amel kita tersebut diterima oleh Allah karena ikhlas kita yaitu dengan cara Ra anggapan kita bahwa semua yang ada di muka bumi ini ini termasuk harta kita merupakan Fadilah ataupun karunia Allah yang dititipkan kepada kita sehingga ketika kita kata-kata memasuki kan beberapa Rupiah ke kota amal kita beranggapan bahwa itu milik Allah dan kembali lagi kepada Allah dengan demikian kita terhindar dari ujub yang mengatakan bahwa saya adalah bersedekah ke masjid sekian juta ataupun sekian rupiah.

Doa Supaya Selalu Ikhlas

اللهم ارزقنا الإخلاص والإستقامة وحب الله وحب من أحب

Allahummarzuqna al-ikhlas wal Istiqomah wahubba Allah wa hubba man ahabbah.

Ya allah, berikan kami rizki berupa ikhlas, istiqomah, cinta kepadamu dan cinta kepada orang-orang yang mencintaimu.

Setelah kita mengetahui tentang pengertian ikhlas beserta dengan ciri-cirinya, semoga kita bisa mengamalkan dan selalu dalam limpahan rahmatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: