Kang Santri

Catatan Kang Santri

Pengertian Dan Makna Tawakal

Home Catatan Panduan Dzikir Panduan Pengertian Dan Makna Tawakal
makna tawakal

Tawakal merupakan salah satu dari sekian banyak macam akhlakul mahmudah yang pada kesempatan yang lalu sudah kita bahas mengenai akhlakul mahmudah dan akhlakul madzmumah. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian tawakal beserta tanda-tanda dan maknanya.

Pengertian Tawakal

pengertian tawakal
Sumber :mawdoo3.com

Tawakal secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang mempunyai arti mewakilkan atau menyerahkan seperti ucapan seorang wali ketika menyerahkan anak perempuannya kepada penghulu untuk dinikahkan itu dinamakan tawakal atau mewakilkan.
Dalam agama Islam tawakal biasanya disebut ketika seorang muslim menyerahkan semua urusan ataupun permasalahannya kepada Allah ketika dia ditimpa suatu ujian atau musibah.
Tawakal juga merupakan bentuk keimanan seseorang kepada Allah karena mewakilkan harus diberikan kepada orang yang dipercaya sehingga dengan tawakal seorang muslim benar-benar percaya bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah Tuhan yang berkuasa.
Selain itu orang-orang yang tawakal meyakini bahwa Allah itu esa yang menciptakan segala-galanya pengetahuannya maha luas dia yang menguasai dan mengatur alam semesta. Dengan keyakinan ini mendorongnya untuk menyerahkan segala persoalan baik persoalan dunia ataupun persoalan akhirat kepada Allah.

Makna Tawakal

pengertian tawakal dan makna
Sumber: minanews.net

Tawakal merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan ketika seorang muslim berusaha untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan. Muslim yang baik adalah ketika ia berusaha kemudian dia berdoa dan menyerahkan semuanya kepada Allah terhadap apa yang ia maksudkan, kemudian dia berdoa kepada allah subhanahu wa ta’ala untuk kebaikan dan keberhasilan apa yang iya usahakan.
Dalam berusaha seorang muslim yang baik hendaknya berdoa kepada allah untuk menghindari ancaman Allah terhadap orang yang sombong.

ان الذين يستكبرون عن عبادتي سيدخلون جهنم داخرين

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina (Qs Al-Mu’min: 60).

Setelah kita berusaha kemudian berdoa kepada allah, ada satu hal lagi yang tidak boleh kita lupakan untuk memperoleh sesuatu yang kita usahakan tersebut, yaitu adalah tawakal. Dalam alquran surat ali imron ayat 159 allah berfirman:

فاذا عزمت فتوكل على الله ان الله يحب المتوكلين.

Artinya: kemudian apabila kamu telah membuatkan tekad maka bertaqwa allah kepada allah sesungguhnya allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.

Hasil akhir dari sebuah usaha seseorang tidak semuanya membuahkan hasil yang bagus dan sesuai dengan harapan. Ada kalanya usaha kita tersebut berhasil dan ada juga usaha tersebut yang gagal. Maka dari itu untuk mengantisipasi dari hasil yang kita usahakan, tawakal mempunyai peranan yang sangat penting.
Dengan bertawakal orang muslim akan mendapatkan pengertian bahwa semua yang ada di bumi ini sudah diatur oleh allah sehingga seorang muslim yang baik yang menyerahkan semuanya kepada allah. Dia akan merasa lapang dada dengan semua hasil yang iya usahakan.

Dengan demikian seseorang yang berserah diri kepada allah secara psikologis akan lebih siap terhadap konsekuensi apa yang ia kerjakan. Jika dia berhasil dia akan bersyukur kepada allah karena itu semua merupakan anugerah dari allah dan sebaliknya ketika hasil yang tidak sesuai dengan harapan iya akan menerima tersebut dengan lapangan dada karena dia paham betul bahwa manusia hanya diwajibkan untuk berusaha dan hasil ada di tangan allah.
baca juga pengertian sombong, ciri-ciri dan bahayanya.

Tanda-Tanda Tawakal

tanda-tanda tawakal
Sumber: islamkafah.com

Setelah kita mengetahui pengertian tawakal dan maknanya, selanjutnya kita membahas mengenai tanda-tandanya. Tawakal merupakan buah dari tauhid seseorang kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang terdapat tanda-tandanya. Menurut Sayyid Abdullah Bin Alawi Al Haddad dalam kitab nya Risâlatul Mu‘âwanah wal Mudhâharah wal Muwâzarah (Dar Al-Hawi, 1994, hal. 179) menyebutkan ada tiga tanda-tanda orang yang tawakal yaitu adalah sebagai berikut:

1. Tidak berharap kepada selain Allah dan hanya takut kepadanya

Orang yang memiliki sifat tawakal merupakan refleksi dari surah Al-Fatihah, ayat 5:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ

“Hanya kepada Engulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.”

Orang yang tawakal merefleksikan sifat dan sikapnya untuk tidak takut kepada selain Allah dan hanya berharap kepada Allah. Dibuktikan dengan mengatakan benar apabila yang ia yakini benar menurut syariat dan berani mengatakan tidak apabila hal tersebut tidak sesuai dengan syariat.

2. Tidak meresahkan masalah rezeki

Orang yang tawakal senantiasa yakin kepada Allah mengenai urusan rezeki hamba yang hidup di muka bumi ini. Seperti anggapan bahwa setiap hewan di bumi dapat bertahan hidup dengan rezekinya masing-masing. Begitu pula orang yang memiliki sifat tawakal akan menyerahkan semuanya kepada Allah dan tidak merasa risau dengan keadaan. Dengan demikian sifat ini akan melahirkaan sifat husnudzon kepada Allah.
Tanda ini berkaitan erat dengan ayat qs al-an’am ayat 151:

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ

dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka.

3. Tidak khawatir dengan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi

Tanda orang tawakal ini akan selalu teguh ketika ada dan kemungkinan yang akan terjadi. Iya kan menyandarkan dan menyerahkan semuanya kepada Allah dan sadar betul bahwa apa yang terjadi merupakan kodrat dan iradat Allah sehingga ketika sesuatu terjadi orang mukmin yang memiliki sifat tawakal akan bisa mengambil hikmah dari apa yang sudah terjadi.

Dzikir Dan Doa Tawakal

Doa supaya selalu dalam keadaan tawakal
Sumber: islamphotos.net

Syariat telah mengatur bagaimana seharusnya hubungan hamba dengan tuhannya. Seperti halnya ketika seorang muslim menghadapi ujian yang diberikan oleh Allah. Seharusnya dia berdzikir untuk meminta pertolongan dan menyerahkan semuanya kepada Allah yang maha mengatur alam semesta ini.

Dzikir mengingat Allah bisa melahirkan sikap-sikap yang positif. Maka diperlukan kebiasaan supaya orang selalu bisa mendapatkannya.

الا بذكر الله تطمئن القلوب

Berikut ini dzikir agar kita selalu dalam tangguhan Allah yang sebaiknya dibaca saat apapun.

حسبنا الله ونعم الوكيل ، نعم المولى ونعم النصير

Dan doa ini agar supaya kita selalu dalam keadaan tawakal kepada Allah dan iman kepada Allah.

اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَنْ تُضِلَّنِى، أَنْتَ الْحَىُّ الَّذِى لاَ يَمُوتُ وَالْجِنُّ وَالإِنْسُ يَمُوتُونَ

“Allohumma laka aslamtu wa bika amantu wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khoshomtu. Allohumma inni a’udzu bi ‘izzatika laa ilaha illa anta an tudhillani. Antal hayyu alladzi laa yamuut wal jinnu wal insu yamuutun.”

Artinya: Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu, aku beriman kepada-Mu, aku bertawakal kepada-Mu, aku bertaubat kepada-Mu, dan aku mengadukan urusanku kepada-Mu. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan kemuliaan-Mu – tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Engkau – dari segala hal yang bisa menyesatkanku. Engkau Mahahidup dan tidak mati, sedangkan jin dan manusia pasti mati. (HR. Muslim, no. 2717).

Demikian pembahasan mengenai pengertian tawakal dan maknanya. Sampai jumpa lagi pada pertemuan yang selanjutnya dengan pembahasan yang lebih luas. Jika ada komentar atau pertanyaan silahkan disampaikan di kolom komentar.

«     »

Questions & Feedback

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.