Kang Santri

Catatan Kang Santri

Pengertian Akhlak Mahmudah Dan Madzmumah

Home Catatan Pengertian Akhlak Mahmudah Dan Madzmumah
macam-macam akhlakul mahmudah

Akhlak merupakan sifat yang menyatu dalam diri manusia sehingga dia akan melakukan sesuatu dengan reflek tanpa ada intruksi. Akhlak biasanya menunjukkan tabiat yang baik sehingga setiap orang wajib memilikinya.
Pengertian akhlak berasal dari kata Al-Khulq yang berarti tabiat, habbit, tingkah laku, kebiasaan dan kelakuan. Menurut istilahnya, akhlak merupakan sifat yang terbentuk dalam diri seseorang yang bisa merespon sesuatu dengan tindakan dan ucapan dengan reflek tanpa ada intruksi baik paksaan atau pemikiran.

Pengertian Akhlak Dan Pembagiannya

pengertian akhlak
Sumber :mawdoo3.com

Menurut Imam Al-Ghazali mendefinisikan pengertian akhlak dalam kitabnya Ihya ‘Ulumuddin adalah suatu perangai (watak, tabiat,kebiasaan) yang menetap kuat dalam jiwa seseorang dan merupakan sumber timbulnya perbuatan-perbuatan tertentu dari dirinya, secara mudah dan ringan, tanpa perlu dipikirkan atau atau direncanakan sebelumnya.
Apabila perangai tersebut bagus menurut syariat dan akal, maka disebut dengan akhlak mahmudah atau akhlak karimah, sebaliknya apabila bertentangan dengan syariat dan akal maka disebut dengan akhlak madzmumah atau akhlak sayyi’ah.

Akhlakul Mahmudah

Pengertian Akhlak karimah menurut sebagian besar ulama sama dengan mempunyai makna mulia, sedangkan akhlak Mahmudah mempunyai arti terpuji. Rasulullah merupakan figur yang paling sempurna dalam hal akhlak sehingga kita diwajibkan untuk meneladani sebagaimana yang disampaikan dalam Alquran dalam QS Al-Ahzab

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Dalam sebuah hadis yang meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam merupakan figur yang mencerminkan akhlaknya seperti yang tertulis dalam Al-Qur’an.

سُئلَت أم المؤمنين عائشة رضي الله عنها عن خلق النبي عليه الصلاة والسلام، فقالت: “كان خلقه القرآن” رواه مسلم.

Sesungguhnya apa yang ada pada diri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam merupakan representasi dari isi Al-Qur’an.

Macam-Macam Akhlakul Karimah

macam-macam akhlakul mahmudah
Sumber: caironewss.com

Ahlakul karimah merupakan sifat seseorang ataupun kebiasaan seseorang yang mencerminkan hati sehingga apa yang di ucapkan dan apa yang dia lakukan tidak membutuhkan perintah ataupun instruksi ahlakul Karima ini mempunyai banyak cabang dan banyak macamnya. seperti selalu bersyukur akan nikmat, husnudhon, malu ataupun haya’, amanah, tawadhu, zuhud, tawakal, iklas dan lain sebagainya yang insya Allah dalam pembahasan kali ini kita akan mengkaji satu persatu.

Husnudhon

Salah satu dari akhlakul karimah adalah husnudhon. Dilihat dari segi bahasa kata tersebut berasal dari kata Hasanah yang berarti bagus dan dzon adalah berarti merasa . Jadi husnudzon adalah mempunyai prasangka yang baik kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas apa yang digariskan kepada kita berupa takdir yang baik ataupun di takdir yang buruk.

Selain itu husnudzan juga berlaku untuk sesama manusia jadi ketika manusia husnudzan kepada manusia yang lain akan menjadikan kemaslahatan ataupun kebaikan untuk sesama manusia tersebut dalam surat Al-Hujurat ayat 12

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Selain dari Alquran tersebut yang mengatakan bahwa kita sebagai manusia sosial hendaknya tidak berprasangka  satu sama lain. Karena prasangka tersebut akan ditunggangi oleh setan sehingga menjerumuskan kita kepada perpecahan persaudaraan dalam sebuah hadis diriwatkan:

عن أبي هريرة – رضي الله عنه – قال : قال النبي – صلى الله عليه وسلم – : يقول الله تعالى : ( أنا عند ظن عبدي بي ، وأنا معه إذا ذكرني ، فإن ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي ، وإن ذكرني في ملإ ذكرته في ملإ خير منهم ، وإن تقرب إلي بشبر تقربت إليه ذراعا ، وإن تقرب إلي ذراعا تقربت إليه باعا ، وإن أتاني يمشي أتيته هرولة ) رواه البخاري ومسلم .

Syukur Nikmat

syukur
Ungkapan syukur

Akhlakul mahmudah selanjutnya adalah syukur akan nikmat hidup didunia ini. Merupakan suatu kenikmatan yang luar biasa. Terlebih ketika seseorang hidup dalam keadaan iman dan Islam, maka tidak ada bandingan kenikmatan yang lain yang setara dengan nikmat iman dan Islam. Bahkan jika ditukar dengan dunia dan seisinya sekalipun iman yang di lafadz kan dengan lafadz tauhid Lailahaillallah, Muhammadur Rasulullah dan diikrarkan kemudian dibuktikan dengan sikap-sikap yang selaras dengan kalimat La Ilaha Illallah. Maka Tiada nilai yang sebanding dengan dunia dan isinya.

Hal tersebut wajib kita syukuri karena keimanan merupakan rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala yang terbesar yang diberikan kepada ada seorang manusia. Selain itu kita juga wajib bersyukur akan nikmat nikmat Allah yang lain seperti nikmat badan yang senantiasa sehat, pikiran yang selalu bahagia, kemudahan kemudahan dan kecukupan. Sehingga nikmat-nikmat ini harus kita syukuri dengan sebaik-baiknya.

Contoh seorang yang mensyukuri nikmat adalah menggunakan kesehatan dengan hal-hal yang positif menggunakan pikiran untuk berdzikir kepada Allah dan memikirkan kebesaran Allah. Selain itu juga menggunakan waktu luang yang diberikan oleh Allah untuk hal-hal kebaikan seperti shalat, mengaji, belajar. Pengertian Syukur, Contoh Dan Hakikat Syukur

Tawadhu’

Tawadhu’ merupakan salah satu dari sifat akhlakul karimah yaitu sikap diantara memposisikan dirinya lebih rendah daripada orang lain dan tidak merendahkan dirinya. Tawadhu ini merupakan sifat yang sangat mulia yang dibutuhkan latihan untuk menata hati supaya bisa memuliakan orang lain lebih mulia daripada diri kita sendiri. Atau dengan kata lain tawadhu adalah tidak sombong dan tidak rendah diri. Tawadhu memiliki keutamaan-keutamaan dan merupakan bentuk ketaatan seseorang terhadap agamanya. Para ulama pun memberikan nasihat-nasihat tentang tawaduk yang seyogianya dilaksanakan seorang muslim. Pengertian Tawadhu’ dan 8 Tanda-Tandanya.

Haya’ / Pemalu

Seorang muslim hendaknya memiliki sifat malu karena dengan sifat ini seseorang tidak akan mudah untuk melakukan maksiat. Dengan sifat ini seorang muslim tidak dengan mudah melakukan maksiat kepada Allah seperti berbohong meninggalkan salat meninggalkan zakat dan kewajiban-kewajiban yang lainnya.

Disamping itu seorang muslim yang mempunyai sifat hanya akan berbuat baik kepada sesama manusia karena malu berbuat dosa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sifat pemalu sudah dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam berumah tangga ataupun bersosial seperti yang diceritakan dalam Kitab Maulid.

Amanah

Amanah merupakan bagian penting dalam keimanan seseorang. Iya juga merupakan salah satu dari sifat wajib yang dimiliki oleh para Rasulullah .Amanah merupakan tanggung jawab yang diberikan oleh Allah kepada manusia yang wajib untuk disampaikan ataupun diberikan oleh manusia kepada manusia untuk disampaikan kepada yang berhak. Dalam sebuah hadis diriwayatkan sebagai berikut:

لاَ إِيْمَانَ لِمَنْ لاَ أَمَانَةَ لَهُ وَلاَ دِيْنَ لِمَنْ لاَ عَهْدَ لَهُ

“Tidak ada iman bagi orang yang tidak amanah dan tidak ada agama bagi orang yang tidak memmegang janji.” (HR. Ahmad).

Zuhud

Zuhud merupakan salah satu akhlakul karimah. Sifat ini merupakan salah satu sifat yang disenangi oleh Allah subhanahu wa ta’ala titik banyak yang salah pengertian mengenai definisi zuhud ataupun implementasi zuhud pada kehidupan seseorang.

Zuhud merupakan sifat yang tidak bergantung kepada harta benda duniawi dengan demikian seseorang tidak merasa bangga ketika memiliki harta yang melimpah keanehan tersebut berasal dari Karunia Allah subhanahu wa ta’ala. Begitu pula Ketika Ia dalam keadaan Miskin Harta dia tidak akan bersedih hati karena tidak memiliki harta.

Tawakal

Tawakal secara bahasa berasal dari bahasa Arab yang mempunyai arti mewakilkan atau menyerahkan. Seperti ucapan seorang wali ketika menyerahkan anak perempuannya kepada penghulu untuk dinikahkan, itu dinamakan tawakal atau mewakilkan.

Dalam agama Islam tawakal biasanya disebut ketika seorang muslim menyerahkan semua urusan ataupun permasalahannya kepada Allah ketika dia ditimpa suatu ujian atau musibah. Tawakal juga merupakan bentuk keimanan seseorang kepada Allah karena mewakilkan harus diberikan kepada orang yang dipercaya sehingga dengan tawakal seorang muslim benar-benar percaya bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah Tuhan yang berkuasa.

Ikhlas

ikhlas merupakan akhlak mahmudah
Sumber: coolnames.online

Ikhlas merupakan kalimat yang mudah diucapkan namun sulit untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena ikhlas sendiri merupakan pekerjaan hati dan tidak mudah untuk diketahui oleh orang lain bahkan dirinya sendiri. Banyak ulama dan cendekiawan muslim yang mendefinisikan tentang ikhlas ciri-ciri ataupun yang berkaitan dengannya. Pembahasan tersebut akan kita bahas dalam link berikut. Pengertian Ikhlas Ciri-Ciri Dan Tingkatannya.

Akhlakul Mazmumah

Akhlakul mazmumah merupakan lawan kata dari akhlakul karimah yaitu mempunyai arti akhlak yang tidak terpuji ataupun akhlak yang buruk. Sedangkan akhlakul Karimah yaitu sikap atau sifat yang berlaku sebaliknya. Jadi ketika kita melakukan akhlakul karimah maka kita melakukan hal-hal yang diridhoi Allah dan yang hal-hal yang di Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebaliknya Akhlakul mazmumah adalah mempunyai sifat ataupun sikap yang tidak disukai Allah tidak dilalui Rasulullah dan cenderung tidak sesuai dengan syariat.

Macam-Macam Akhlakul Mazmumah

Setelah kita mengetahui pengertian akhlakul karimah beserta macam-macamnya, yang Semoga kita diberikan rahmat untuk selalu bisa melaksanakannya dalam keseharian kita. Semoga kita terhindar dan tidak melakukan akhlakul mazmumah seperti suudhon, suka mencela, tidak merasa qana’ah, sombong, riya, kufur nikmat, tidak punya malu, bangga diri dan sifat-sifat yang lain.

Suudzon

Suudzon dua suku kata yang memiliki arti berburuk sangka. Dua kata tersebut suu’ yang artinya buruk dan dzon yang memiliki arti prasangka. Suuzon merupakan buah dari pikiran pikiran negatif seperti riya’, sombong, kufur nikmat, hasad dan sifat-sifat tercela yang lainnya.

لاَ تَظُنَّنَّ بِكَلِمَةٍ خَرَجَتْ مِنْ أَخِيْكَ سُوْءً وَأَنْتَ تَجِدُ لَهَا فِي الْخَيْرِ مَحْمَلاً

Artinya: “Janganlah engkau berprasangka tentang perkataan yang keluar dari saudaramu dengan persangkaan yang buruk. yang engkau bawa pada penasfiran yang buruk, sementara engkau masih bisa menafsirkannya dengan penafsiran yang baik.”

Sombong

Sombong atau takabur merupakan salah satu dari akhlakul mazmumah. Sifat sombong ini dapat menjauhkan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena sombong berpikiran bahwa apa yang terjadi merupakan hasil dari kerja kerasnya. Dalam hal lain orang yang sombong memandang bahwa selain dirinya tidak lebih baik dan dirinya lebih baik dari orang lain.

Seperti perkataan iblis kepada manusia dia mengatakan bahwa dirinya lebih mulia dari manusia karena dia diciptakan dari api sedangkan manusia diciptakan dari tanah.

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ

Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?” iblis menjawab “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”. Selanjutnya silahkan baca Pengertian Sombong Ciri-Ciri Bahaya Dan Cara Mengatasinya.

Hasad

akhlak madzmumah
Sumber: netralnews.com

Salah satu sifat dari akhlakul madzmumah yang banyak dimiliki di hati seseorang adalah sifat hasad. Yaitu keadaan hati yang tidak ridho jika orang lain mendapat nikmat Allah dan berusaha untuk melenyapkan dan berharap nikmat tersebut dimilikinya. Ada banyak contoh dan macam-macam sifat hasad ini seperti yang saya tulis dalam artikel ini  Pengertian Hasad, 7 Bahaya Dan Cara Mengatasinya.

Riya’

Riya’ adalah sifat ingin dilihat manusia akan amal baiknya sehingga mereka akan memujinya dan agar ia dipandang tinggi derajatnya diantara mereka. Sifat ini sangat rentan menyerang hati manusia yang gila hormat dan jabatan. Sebaiknya untuk mengantisipasi supaya kita terhindar dari sifat ini kita lihat artikel berikut riya’, bahaya dan cara mengatasinya.

Kufur Nikmat

Kafir salah satu artinya adalah tertutup dari cahaya. Ada pula kafir yang artinya petani, petani itu menimbun menutupi biji dengan tanah. Ada juga kata kafir yang di dalamnya berarti kufur nikmat. Disini yang akan saya tekankan adalah bahwa dalam pembahasan kali ini saya tidak menyebutkan kata kafir disini keluar dari Islam.  Karena seorang yang kufur nikmat tidak lantas dikatakan keluar dari Islam. Dalam pembahasan selanjutnya mengenai Pengertian Kufur Nikmat, Contoh Dan Bahayanya yang insyaallah akan kita bahas lebih lanjut.

Demikian pembahasan kali ini mengenai pengertian akhlakul mahmudah dan akhlakul madzmumah beserta dengan macam-macamnya. Semoga apa yang kita bahas pada kesempatan kali ini memberikan manfaat, dan kita diberi hidayat untuk senantasa melakukan akhlak-akhlak yang baik dan terhindar dari akhlak yang buruk.

Walllahul muwaffiq ila aqwamith thoriq. Wassalamualaikum…

«     »

Questions & Feedback

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.