Mazhab Fikih : Sejarah Dan Latar Belakang Berdirinya Mazhab

3 min read

Madzhab syafi'i

Mazhab Fikih : Sejarah Dan Latar Belakang Berdirinya Mazhab – Mazhab ialah sebutan dari bahasa Arab yang berarti jalur yang dilalui serta dilewati. Suatu yang jadi tujuan seorang baik secara konkrit ataupun secara abstrak. Mazhab ialah jalan yang diseleksi sehingga tersambung dengan risalah yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

Paling tidak terdapat 3 ruang lingkup yang kerap memakai sebutan mazhab di dalamnya. Awal mazhab akidah, mazhab politik, serta mazhab fiqih. Dalam hukum Islam ataupun fiqih ada 4 mazhab besar yang diakui oleh kalangan pakar sunnah wal jamaah, ialah Hanafi, Maliki, Syafii, serta Hambali.

Latar Belakang Lahirnya Madzhab Fikih

Madzhab syafi'i
Sumber: mawdoo3.com

Madzhab merupakan gerakan yang menyerukan pemikiran dan ijtihad para imam madzhab tanpa adanya komando dari sang imam. Madzhab terlahir dari pemikiran imam di bidang fikih yang kemudian disebar luaskan oleh para murid dan pengikut-pengikut imam dan menjadi komunitas dalam masyarakat Islam di berbagai apek agama. Secara garis besar terbagi menjadi dua, yaitu madzhab ahlus sunnah dan syiah.
Seperti contoh Madzhab Hanbali yang digerakkan oleh Al-Asram Abu Bakar Ahmad bin Muhammad bin Hani Al-khurasani Al-Baghdadi (w. 273H) Ahmad bin Muhammad bin Al-Hajjaj Al-Maruzi(w. 275H) kemudian meluas sampai Arab Saudi, Syiria, Baghdad, dan beberapa negara di bagian Afrika.
Di Indonesia yang mayoritas muslim bermadzhabkan syafiiyyah juga merupakan hasil penyebarluasan oleh para dai seperti Syeh Jumadil Kubro yang kemudian diteruskan oleh walisongo sampai pada masyarakat umum.
Sanad keilmuan yang begitu panjang inilah menjadikan madzhab menjadi jernih dari kesalahan dikarenakan setiap fatwa diuji oleh tool-tool pendeteksi kekeliruan. Sehingga produk yang dihasilkan benar-benar bermanfaat. Toh jikalau madhab tersebut tidak sesuai dengan kondisi sosial dan kebudayaan masyarakat akan hilang dengan sendirinya seperti madzhab Al-Auza’i (Abdurrahman Al-Auza’i (88-157H)), Ats-Tsauri (W. 161 H), Ath-Thobari (Abu Ja’far Muhammad bin Jarir Ath-Thobari (w. 310H).

Mazhab Empat Fikih Ahlussunnah

Ke 4 mazhab fiqih ini sudah pengaruhi pertumbuhan Islam. Perbandingan implementasi fiqih bersumber pada mazhab tiap- tiap dalam sesuatu komunitas tidak tidak sering jadi perdebatan yang tidak berkesudahan. Tetapi toleransi ialah kunci terjaganya persaudaraan dalam iman. Berikut 4 sejarah serta ciri mazhab fiqih.

  1. Mazhab Hanafi

Mazhab Hanafi ataupun Hanafiah didirikan oleh Numan bin Tsabit ataupun yang lebih populer dengan nama Abu Hanifah. Dia meninggal 767 masehi. Pemikiran hukumnya bercorak rasional. Mazhab ini berasal dari Kufah, suatu kota yang sudah menggapai kemajuan yang besar di Iraq. Sehingga perkara yang timbul banyak dipecahkan lewat komentar, analogi, serta qiyas khafi. Karyanya yang populer merupakan Fiqh Al- Akbar.

Mazhab Hanafi ialah mazhab fiqih dengan jumlah pengikut terbanyak di dunia dengan jumlah pengikut sebanyak 675 juta jiwa. Negara- negara dengan pengikut paling banyak mazhab ini merupakan Pakistan, India, Bangladesh, Turki, Afganistan, serta Uzbekistan.

Pada masa Turki Utsmani, mazhab ini ialah mazhab formal kerajaan. Murid ataupun pengikutnya yang populer merupakan Abu Yusuf ialah guru Imam Ahmad, asy- Syaibani ialah guru Imam Syafii, Abu Mansur Al- Maturidi, Jalaluddin Al- Rumi, serta Bahauddin Naqsyaban.

  1. Mazhab Maliki

Mazhab Maliki ataupun Maliki merupakan mazhab yang didirikan oleh Malik bin Anas ataupun yang biasa diketahui dengan nama Imam Malik. Imam Malik meninggal pada 797 Masehi. Sejauh hidupnya Malik tidak sempat meninggalkan Madinah, kecuali buat keperluan ibadah haji. Pemikiran hukumnya banyak dipengaruhi sunnah yang cenderung tekstual.

Imam Malik pula tercantum periwayat hadist. Karyanya yang populer merupakan al- Muwattha, ialah hadis yang bercorak fiqih. Imam Malik pula diketahui bagaikan seseorang Mufti dalam kasus- kasus yang dialami. Salah satu fatwanya kalau baiat yang dipaksakan hukumnya tidak legal. Tidak hanya itu pemikirannya pula banyak memakai tradisi bangsa Madinah.

Mazhab Maliki ialah mazhab fiqih dengan pengikut yang terkonsentrasi pada daerah Afrika Utara serta Afrika Barat dengan jumlah pengikut sebanyak 270 juta jiwa. Negara- negara dengan pengikut paling banyak mazhab ini merupakan Maroko, Al- Jazair, Mesir, Sudan, Nigeria, serta Tunisia. Murid ataupun pengikutnyayang populer merupakan Imam Syafii, Yahya Al- Laitsi, Ibnu Rusdi, AI Qurthubi, Ibnu Batutah, serta Ibnu Khaldun.

  1. Mazhab Syafi’i

biografi imam syafi'i
Sumber: masrawy.com

Mazhab Syafii didirikan oleh Abu Abdullah Muhammad bin ldris as- syafii. Dia meninggal pada 767 masehi. Sepanjang hidup Dia sempat tinggal di Baghdad, Madinah, serta terakhir di Mesir. Warna pemikirannya merupakan konvergensi ataupun pertemuan antara rasionalis serta tradisionalis.

Tidak hanya bersumber pada pada Al-Quran, sunnah, serta ijma, Imam Syafli pula berpegang pada qiyas. Dia diucap pula bagaikan orang awal yang membukukan ilmu usul Fiqih. Karyanya yang populer merupakan AI- Umm serta Ar- Risalah.

Pemikirannya yang cenderung moderat diperlihatkan dalam Qaul Qadim( komentar yang baru) serta Qaul Jadid( komentar yang lama). Buat penyebarannya mazhab Syafli diiringi oleh 495 juta jiwa. Negara- negara dengan kebanyakan pengikut mazhab ini merupakan Indonesia, Ethiopia, Malaysia, Yaman, Mesir, serta Somalia.

Murid ataupun pengikutnya yang populer merupakan Imam Ahmad AI Ghazali, lbnu Katsir, lbnu Majah, An Nawawi, Ibnu Hajar al- Asqalani, Abu Hasan Angkatan laut(AL) Asyari, serta Said Nursi.

  1. Mazhab Hambali

Mazhab Hambali ataupun Hanabilah didirikan oleh Ahmad bin Muhammad bin Hambal ataupun diketahui dengan nama Imam Hambali. Dia meninggal pada 855 masehi. Pada masa mudanya dia berguru kepada Abu Yusuf serta Imam Syafii.

Warna pemikirannya tradisionalis, tidak hanya bersumber pada pada Angkatan laut(AL) Quran, sunnah, serta ijtihad, Dia pula memakai hadits Mursal serta Qiyas bila terpaksa. Tidak hanya bagaikan seseorang pakar hukum, dia pula seseorang pakar hadist. Karyanya yang populer merupakan Musnad Ahmad, kumpulan hadis- hadis Nabi SAW.

Mazhab Hambali ialah mazhab fiqih dengan pengikut terkonsentrasi di daerah Teluk Persia dengan jumlah pengikut sebanyak 41 juta jiwa. Negara- negara dengan pengikut paling banyak mazhab ini merupakan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, serta Qatar.

Murid ataupun pengikutnya yang populer merupakan Imam Bukhori, Abdul Qodir Al-Jailani, lbnu Qudammah, lbnu Taimiyah, Ibnu Qaiyyim Al-jauziyyah, Adz- Dzahabi, serta Muhammad bin Abdul Wahab.

Demikian pembahasan mengenai Mazhab Fikih : Sejarah Dan Latarbelakang Berdirinya Mazhab. Semoga menambah wawasan kita dalam pengetahuan tentang dunia Islam. Dan semoga dengan rahmat Allah kita senantiasa diberi nikmat iman islam dan nikmat yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: