Kang Santri Kangsantri.id merupakan bentuk usaha kami dari para santri dan alumni untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren yang mengedepankan wasathiyah, salafiyah. 🤲

Makna dan Hikmah Rukun Iman

3 min read

Makna dan Hikmah Rukun Iman

Makna dan Hikmah Rukun Iman – Rukun iman adalah salah satu petunjuk mengenai dasar agama Islam yang harus dipahami dan diyakini oleh setiap muslim. Rukun iman sendiri secara bahasa terdiri dari dua suku kata, yaitu rukun yang berarti tiang atau pilar dan iman yang berarti kepercayaan.

Oleh karenanya, rukun iman bisa diartikan sebagai pilar-pilar kepercayaan dalam agama Islam yang menjadi dasar keimanan setiap muslim.

Dalam surat Al Baqarah ayat 285, Allah berfirman yang artinya, “Rasul telah beriman kepada kitab suci Al Quran yang diturunkan kepadanya oleh Allah, demikian juga orang-orang yang memiliki keimanan. Semua (orang-orang beriman) senantiasa beriman kepada Allah, malaikat Allah, kitab Allah, dan Rasul Allah.

Dari dalil di atas bisa disimpulkan bahwa keimanan seorang Muslim terhadap Allah, malaikat, kitab suci Allah, para rasul adalah hal yang penting dalam fondasi keimanan.

Oleh karenanya, setiap muslim hendaknya memahami apa yang dimaksud dengan masing-masing rukun iman tersebut berikut hikmah di dalamnya agar bisa mengamalkannya dengan baik.

Urutan Rukun Iman, Makna Serta Hikmahnya 

Meskipun merupakan hal mendasar dan penting sebagai petunjuk dalam membangun keimanan yang sempurna, mungkin saja ada sebagian muslim yang belum mengetahui urutan dari rukun iman tersebut. Perlu diketahui bahwa seorang muslim tentu penting untuk mengetahui detail dari urutan rukun iman tersebut.

Selain mengetahui pada apa saja keimanan perlu diyakini, rukun iman juga menampilkan urutan yang pasti tentang keimanan. Memang, semua aspek dalam rukun iman tersebut penting. Namun, urutan tersebut juga menunjukkan mana yang paling penting.

Adapun urutan dari rukun iman yang perlu diyakini oleh setiap muslim adalah sebagai berikut:

  1. Iman kepada Allah
  2. Iman kepada malaikat
  3. Iman kepada kitab-kitab Allah
  4. Iman kepada nabi dan rasul
  5. Iman kepada hari kiamat
  6. Iman kepada qada dan qadar.

Masing-masing rukun iman tersebut memiliki penjelasan, makna dan hikmah tersendiri yang jika dipelajari dengan baik, tentu saja akan menambah keimanan seorang muslim sebagai hamba Allah.

Selain itu, bila diamalkan, maka akan membuat keimanan seorang muslim sempurna serta hidupnya akan penuh dengan berkah dari Allah.

Adapun makna dan hikmah dari masing-masing rukun iman tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Iman Kepada Allah

Iman kepada Allah adalah fondasi yang sangat dan paling penting dalam agama Islam yang harus menjadi dasar keimanan seorang muslim. Keimanan pada Allah mengharuskan seorang muslim untuk hanya bersandar kepada Allah semata dan tidak menyembah sesuatu yang lain selain Allah.

Selain itu, umat Islam juga harus mempercayai bahwa adalah Allah yang menciptakan alam semesta secara lengkap sekaligus isinya. Ia pula yang mengatur siang dan malam, menggerakkan angin, mematikan makhluk, dan lainnya. Seperti saat ini sedang terjadi wabah covid-19. Sikap Muslim Menghadapi Wabah Penyakit Virus Corona adalah dengan bersabar dan tawakal menghadapi wabah disertai dengan ikhtiar untuk menjauhinya.

Tentu saja, ada hikmah dari keimanan kepada Allah tersebut. Salah satu hikmahnya adalah bahwa ada kekuatan Allah yang Maha Besar di balik kekuatan yang dimiliki oleh makhluk.

Sebagaimana pepatah bahwa di atas langit masih ada langit, maka kekuatan makhluk sebenarnya terbatas. Oleh karenanya, dengan keimanan yang ia miliki, maka ia bisa terhindar dari sifat sombong.

  1. Iman Kepada Malaikat

Iman kepada malaikat berarti seorang muslim meyakini bahwa ada malaikat sebagai salah satu makhluk ciptaan Allah, meskipun secara kasat mata ia tidak bisa melihatnya.

Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya dan tidak memiliki hawa nafsu sebagaimana manusia. Tidak hanya itu, malaikat juga tidak pernah menolak apa yang diperintahkan oleh Allah dan senantiasa berzikir kepada-Nya.

Keimanan pada malaikat memiliki hikmah bagi setiap muslim. Salah satu hikmah adalah setiap muslim bisa meniru ketaatan malaikat terhadap perintah Allah. Dengan hal ini, tentu nantinya seorang muslim akan memiliki semangat yang lebih baik untuk beribadah kepada Allah. Menjalankan ibadah sholat, menunaikan zakat, menjalankan ibadah puasa dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh.

  1. Iman Kepada Kitab-Kitab Allah

Allah menurunkan kitab-kitab sebagai petunjuk untuk umat-Nya. Ada beberapa kitab yang diturunkan, seperti Zabur untuk Nabi Daud, Taurat untuk Nabi Musa, Injil untuk Nabi Isa dan Al Quran untuk Nabi Muhammad. Meskipun, saat ini, kitab yang terjaga kebenarannya adalah Al Quran semata.

Iman kepada kitab-kitab Allah berarti meyakini bahwa kitab tersebut memang diturunkan oleh Allah dan tidak ada keraguan di dalamnya. Hikmah dari rukun iman ini adalah bahwa ada petunjuk yang telah disediakan untuk menjalani kehidupan yang bersumber langsung dari Sang Pencipta sehingga seorang muslim tidak perlu mencari petunjuk hidup lainnya.

  1. Iman Kepada Rasul

Iman kepada rasul artinya memberikan keyakinan bahwa ada rasul-rasul Allah yang senantiasa berjuang di jalan Allah untuk menyebarkan agama Islam. Diantara banyak nabi, ada 25 nabi dan rasul yang wajib diimani.

Keimanan ini memiliki hikmah di mana seorang muslim bisa mempelajari kesabaran pada nabi dan rasul ketika mendapatkan ujian. Jika nabi dan rasul saja diuji, maka ujian juga akan menimpa orang biasa.

  1. Iman Kepada Hari Kiamat

Hari kiamat adalah keniscayaan dalam Islam. Oleh karenanya, keimanan pada hari kiamat berarti meyakini bahwa hari kiamat pasti akan datang meskipun tidak diketahui kapan waktunya.

Rukun iman ini memiliki hikmah di mana seorang muslim harus senantiasa bersiap ketika waktu tersebut tiba. Oleh karenanya, muslim yang baik harus terpacu untuk meningkatkan amal baik mereka.

  1. Iman Kepada Qada dan Qadar

Qada dan qadar adalah ketetapan Allah atas makhluk. Iman pada qada dan qadar berarti meyakini jika segala hal yang terjadi adalah merupakan ketetapan dari Allah yang perlu diterima dengan lapang.

Oleh karenanya, seorang muslim yang memiliki keimanan pada qada dan qadar akan senantiasa merasa lebih tenang karena hal yang terjadi padanya adalah keputusan Allah.

Kang Santri Kangsantri.id merupakan bentuk usaha kami dari para santri dan alumni untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren yang mengedepankan wasathiyah, salafiyah. 🤲

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: