Kang Santri Kangsantri.id merupakan bentuk usaha kami dari para santri dan alumni untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren yang mengedepankan wasathiyah, salafiyah. 🤲

Maisir | Larangan Terhadap Perjudian

1 min read

LARANGAN TERHADAP PERJUDIAN (MAISIR) – Jika Anda memasukkan satu dolar ke mesin uang koin dan menarik tuasnya, hasilnya adalah Anda menang atau kalah. Itulah definisi sederhana dari perjudian, di mana setiap transaksi didasarkan pada satu pihak yang menang dan pihak lain kalah.

Atau, ambil contoh Anda dan teman Anda bertaruh masing-masing Rp. 5.000.000, di mana jika pasar saham naik pada satu hari tertentu, Anda memang. Namun, jika bursa saham merosot teman Anda yang menang.

Membayar untuk ikan yang ada di dalam laut juga bentuk perjudian karena laba seseorang tidaklah pasti. Juga, tidak ada cukup informasi bag kedua pihak untuk membuat kesepakatan yang sama-sama menguntungkan. Yang membuat judi lebih buruk adalah jika itu terjadi di kasino, di mana peluang menang sangatlah kecil buat Anda.

Islam tidak menoleransi perampasan kekayaan orang lain secara tidak adil semacam ini, sesuatu yang melumpuhkan kaum miskin, dan memperlebar kesenjangan kekayaan antara si kaya dan si miskin.

Baca juga :

  • Riba – Pengertian Dan Dalil-dalilnya
  • Macam-Macam Riba

Biaya Sosial Judi

Maisir

Judi melambangkan pertukaran properti yang tidak produktif. Karena hasilnya yang fluktuatif dan sangat tidak pasti, berjudi kerap berujung pada pertengkaran, kekerasan, dan masalah-masalah lainnya.

Terlepas perintah-perintah yang melarang judi bahkan sebelum masa Nabi Muhammad (saw), judi masih terjadi di semua lapisan masyarakat sepanjang masa hidup Nabi. Permainan undian yang umum pada masa-masa itu adalah permainan kartu, dadu, backgammon, dan tebak tebakan yang biasanya melibatkan taruhan.

Kata “maisir” sebenarnya sebuah kata yang merujuk pada permainan undian menggunakan anak panah. Sepuluh orang masing-masing membeli satu anak panah. Tujuh anak panah memiliki noktah-noktah yang mewakili ukuran tertentu seekor unta dan tiga anak panah kosong.

Kesepuluh anak panah itu akan ditempatkan di dalam satu wadah dan setiap orang akan menarik satu anak panah. Tiga orang malang yang menarik panah tak bernoktah diwajibkan memberikan seekor unta untuk disembelih dan membagi dagingnya bersepuluh.

Baca juga :

KESIMPULAN

Umat muslim dan nonmuslim sama-sama memiliki kebutuhan ekonomi dan finansial, Mereka berusaha memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu dengan cara yang jujur, stabil dan progresif.

Keuangan syariah, yang mengambil prinsip-prinsipnya dari Al-Quran, Hadis, Sunnah (perkataan dan tindakan Nabi di luar firman Allah swt) dan sumber-sumber lain, berbeda dari keuangan konvensional karena segala praktik bisnis haruslah didasarkan pada prinsip-prinsip syariah tanpa terkecuali.

Prinsip-prinsip ini memiliki prioritas lebih tinggi daripada efisiensi, efektivitas, dan bahkan profitabilitas. Prinsip-prinsip ini mengatur kegiatan-kegiatan di mana:

  • kejujuran dan keadilan dijunjung tinggi;
  • bunga atas uang (riba) diharamkan;
  • ketidakpastian berlebihan (gharar besar) diharamkan; dan
  • judi (maisir) diharamkan.

Prinsip-prinsip yang dibahas dalam bab ini belumlah tuntas. Hikmah terpenting yang bisa dipetik adalah memahami sumber-sumber dari prinsip-prinsip keuangan syariah ini dan bagaimana prinsip-prinsip ini bisa mendominasi segala transaksi bisnis dan kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman dasar ini, kita kemudian bisa mengapresiasi manfaat sekaligus tantangan yang diberikan dan dihadapi oleh keuangan syariah saat ini.

Membuat produk-produk finansial yang Islami dan menjadi versi-versi langgeng dari produk konvensional masih menjadi kerja yang berproses. Untungnya, tantangan ini sudah menjadi perhatian tatkala telah hadir begitu banyak lembaga syariah dan badan profesional.

Kang Santri Kangsantri.id merupakan bentuk usaha kami dari para santri dan alumni untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren yang mengedepankan wasathiyah, salafiyah. 🤲

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: