Kang Santri

Catatan Kang Santri

Doa Qunut Subuh Lengkap Beserta Penjelasannya

Home Panduan Dzikir Panduan Kumpulan Doa Panduan Panduan Tuntunan Sholat Doa Qunut Subuh Lengkap Beserta Penjelasannya
Doa lekas mendapat jodoh

Do’a qunut subuh – merupakan salah satu sunah dalam melaksanakan shalat subuh. Pengertian Qunut menurut Al-Mawardi secara terminologi adalah doa untuk kebaikan dan keburukan. Akan tetapi pemakaian kata “qunut” digunakan untuk doa khusus, yaitu sunnah yang dilaksanakan ketika shalat subuh dan witir tanggal pertengahan akhir bulan ramadhan.

quut subuh
sumber : nu.or.id

Sunnah Ab’adl dan Sunnah Hai’at Dalam Sholat

Sunnah dalam shalat terbagi menjadi dua bagian, yaitu sunnah ab’adl dan sunnah haiat. Walaupun keduanya sama-sama sunnah dalam shalat tetapi ada perbedaan. Sunnah ab’adh adalah sunnah yang jika ditinggalkan seharusnya melaksanakan sujud sahwi sebagai bentuk pengganti dari meninggalkan sunnah ab’adl tersebut. Sedangkan sunnah haiat tidak demikian.

Dalam kitab Raudhatuth Tholibin (I:332) disebutkan bahwa sunnah ab’adh tersebut berjumlah enam. Keenam sunnah tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Qunut pada shalat subuh, qunut saat shalat witir pada tanggal 16 sampai akhir bulan ramadhan.
  2. Berdiri untuk qunut
  3. Tasyahud awal
  4. Duduk tasyahud
  5. Shalawat kepada nabi pada tasyahud awal
  6. Shalawat kepada nabi pada tasyahud akhir

Dalam kitab Safinatun Naja sunnah ab’adl dibagi menjadi tujuh perkara yaitu sebagai berkut:

Pertama, tasyahud. Yang dimaksud tasyahud dalam hal ini adalah tasyahud yang tidak dilanjutkan dengan salam, yaitu tasyahud awal.

Kedua, duduk untuk tasyahud awal.

Ketiga, membaca shalawat nabi.

Keempat, membaca shalawat kepada keluarga nabi pada tasyahud akhir.

Kelima, membaca qunut.

Keenam, membaca shalawat salam kepada nabi pada qunut.

Ketujuh, membaca shalawat kepada keluarga nabi pada qunut

Baca juga tulisan tentang shalat sunnah berikut : shalat sunnah, niat dan manfaatnya

Hadits Tentang Kesunnahan Do’a Qunut

Disunnahkannya qunut tidak semata-mata karena mengada-ada (baca: bid’ah). Melainkan sudah ada sunnah dan amalan qoa qunut sesuai dengan sunnah tersebut. Berikut ini hadits-hadits yang menjelaskan tentang qunut.

Dari Muhammad bin Sirin, bahwa ia berkata, “aku berkata kepada anas bin malik r.a, “apakah rasulullah saw. qunut pada shalat shubuh? ‘ia menjawab, ‘ya, sesaat setelah rukuk.”  Shahih Muslim ( I:468no.298)

Hadits dari Anas bin Malik

عن أنس ابن مالك قال ما زال النبي صلى الله عليه وسلم يقنت حتى فارق الدنيا

Dari Anas bin Malik berkata Rasulullah SAW. senantiasa melaksanakan qunut sampai wafat.

Berikut ini dalil-dalil mengenai qunut yang menurut mazhab Syafi’i disunnahkan (muakkad) yang penulis ambil dari kitab Hawi Al Kabir oleh Imam Al-Mawardi Juz II 7 halaman 151-152.

dalil qunut subuh

Kesimpulan dari hujjah di atas adalah bahwa Rasulullah qunut pada setiap shalat lima waktu dengan menyebut dan mendoakan keselamatan para pejuang di Bi’r Maunah dan melaknat Bani Lahyan, Ra’la dan Dzakwan dalam waktu satu bulan. Setelah turun ayat Rasulullah menyudahi menyebut nama-nama tersebut dan tetap melaksanakan doa qunut pada waktu subuh.

Dikatakan oleh Umar bin Ali Al Bahiliy, dikatakan oleh Khalid bin Yazid, dikatakan Abu Ja’far Ar-Razy, dari Ar-Rab i’ bin Anas berkata : Anas ra ditanya tentang Qunut Nabi saw bahwa apakah betul beliau saw berqunut sebulan, maka berkata Anas ra : beliau saw selalu terus berqunut hingga wafat, lalu mereka mengatakan maka Qunut Nabi saw pada shalat subuh selalu berkesinambungan hingga beliau saw wafat, dan mereka yg meriwayatkan bahwa Qunut Nabi saw hanya sebulan kemudian berhenti maka yg dimaksud adalah Qunut setiap shalat untuk mendoakan kehancuran atas musuh musuh, lalu (setelah sebulan) beliau saw berhenti, namun Qunut di shalat subuh terus berjalan hingga beliau saw wafat.

Bacaan Doa Qunut Subuh Untuk Sendiri

Berikut bacaan doa qunut subuh yang dibaca ketika sendirian/tidak sedang berjamaah.

اَللَّهُمَّ اْهدِنِيْ فِيْ مَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِيْ (بِرَحْمَتِكَ)شَرَّمَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّمَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Allaahummah Dinii Fiiman Hadaiyt, Wa ‘aafinii Fiiman ‘Aafaiyt, Wa Tawallanii Fiiman Tawallaiyt, Wa Baarikliy Fiimaa a’toiyt, Wa qinii Syarromaa Qodloiyt, Fainnaka Taqdlii walaa yuqdloo ‘alaiyk, Wa innahu laa yadzillu maw waalayt, Walaa ya’izzuman ‘aadaiyt, Tabaarokta robbanaa wata’aalaiyt, Falakal hamdu ‘alaa maa qodloiyt, wa astaghfiruka wa atuubu ilaiyk, wa shallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadinnabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihi wasahbihi wasallam.”

Bacaan Doa Qunut Subuh Untuk Imam

Doa qunut untuk imam dan saat sendirian terdapat perbedaan, yaitu pada pronominal dhomir atau kata ganti orang dari kata ganti orang pertama tunggal menjadi kata ganti orang pertama jamak.

Penggunaan dhomir jamak oleh imam dalam berdoa (semua doa dalam shalat) disunnahkan. Seperti yang disampaikan oleh Syaikh Samsudin dalam kitabnya Mughni Al-Muhtaj juz 1 halaman 256 yang berdasarkan hadits riwayat Al-Baihaqi dan menjamin keabsahannya dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi berikut:

لاَ يَؤُمُّ عَبْدٌ قَوْمًا فَيَخُصُّ نَفْسَهُ بِدَعْوَةٍ دُوْنَهُمْ فَاِنْ فَعَلَ فَقَدْ خَانَهُمْ (رواه الترمذي)

Berikut ini doa qunut jika dibaca oleh imam.

اَللَّهُمَّ اْهدِنا فِيْ مَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَقِناَ (بِرَحْمَتِكَ)شَرَّمَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّمَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ نَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ نالنَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Allaahummah Dinaa Fiiman Hadaiyt, Wa ‘aafinaa Fiiman ‘Aafaiyt, Wa Tawallanaa Fiiman Tawallaiyt, Wa Baariklanaa Fiimaa a’toiyt, Wa qinaa Syarromaa Qodloiyt, Fainnaka Taqdlii walaa yuqdloo ‘alaiyk, Wa innahu laa yadzillu maw waalayt, Walaa ya’izzuman ‘aadaiyt, Tabaarokta robbanaa wata’aalaiyt, Falakal hamdu ‘alaa maa qodloiyt, wa astaghfiruka wa atuubu ilaiyk, wa shallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadinnabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihi wasahbihi wasallam.”

Arti Doa Qunut

Ya Allah berilah aku petunju seperti orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang Engkau pimpin. Berilah berkah kepada segala apa yang Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang Engkau berikan kepadaku. Dan perihalah aku (dengan rahmatmu) dari keburukan yang Engkau pastikan. Dan sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang Engkau berikan kekuasaan. Dan tidaklah akan mulia orang-orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan taubat kepada-Mu. Semoga Allah memberi rahmat dan salam kepada baginda nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.

Perbedaan merupakan sebuah keniscayaan. Dengan perbedaan tersebut akan mewarnai kehidupan asalkan tidak merusak antara karakter satu dengan yang lainnya. Semoga tulisan saya ini bermanfaat dan diberi keberkahan. Sekian pembahasan mengenai doa qunut ini. Semoga bermanfaat dan bisa bertemu dalam tulisan saya selanjutnya. Wassalamualaikum…

«     »

Questions & Feedback

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019 Kang Santri.