Kang Santri

Catatan Kang Santri

15 Waktu Doa Mustajab

Home Panduan Kumpulan Doa 15 Waktu Doa Mustajab
Waktu mustajab untuk berdoa

Waktu Doa Mustajab – waktu mustajab banyak dicari oleh orang-orang yang mengikhtiyarkan supaya apa yang mereka hajatkan lekas terkabul. Mulai dari ingin segera usahanya lekas sukses, ingin segera mendapat jodoh, segera naik pangkat, mendapat momongan, dan masih banyak lagi.

Doa merupakan puncak dari ibadah dalam bahasa arab dan juga hadis nabi disebutkan “ad du’a mukhul ibadah”. Seseorang yang melakukan doa memohon kepada Allah secara tidak langsung dia mengakui  bahwa Allah adalah dzat yang maha segalanya.

Banyak umat muslim tidak mengetahui cara waktu-waktu yang pas untuk berdoa sehingga doa tersebut lama dikabulkan oleh Allah. Akan tetapi bukan sebuah kesalahan bagi orang yang berdoa pada waktu-waktu tertentu karena doa tersebut merupakan ibadah kepada Allah.

Dalam kitab-kitab klasik menyebutkan bahwa ada doa-doa yang mustajab melihat dari waktu kita berdoa tempat kita berdoa dan cara-cara supaya doa kita mustajab.

Waktu Mustajab Untuk Berdoa

Waktu mustajab untuk berdoa
Sumber: elhasanatour.com

Waktu merupakan salah satu makhluk Allah yang memiliki banyak sekali keistimewaan dan rahasia-rahasia di dalamnya. Seperti dalam beberapa ayat alquran yang menyebutkan waktu. Salah satunya adalah sumpah Allah dengan menggunakan waktu ashar.

Ketika kamu sedang memiliki hajat dan berharap hajat tersebut segera dikabulkan oleh Allah salah satu caranya adalah dengan berdoa kepada Allah pada waktu-waktu yang mustajab.

Berikut ini waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa:

  1. Sepertiga Malam Terakhir

Dalam sebuah hadis dalam shahih bukhari meriwayatkan bahwa ketika masuk sepertiga malam terakhir Allah subhanahu wa ta’ala turun ke langit bumi. Yang dimaksud turun ke langit bumi ini adalah rahmat Allah dan ampunan Allah turun di langit bumi.

Sehingga ketika seseorang memanjatkan doanya kepada Allah akan segera terkabulkan hajat hajatnya.

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Tuhan kita yang maha agung turun ke langit bumi sampai pada sepertiga malam terakhir seraya berkata barangsiapa yang berdoa kepadaku maka akan aku kabulkan dan barangsiapa yang meminta kepadaku akan aku beri dan barangsiapa yang meminta ampunan kepadaku akan aku ampuni (Hadits Riwayat Bukhari Muslim).

Terlepas dari perdebatan panjang mengenai keterangan turunnya Allah ke langit dunia, poin yang penting kita perhatikan adalah waktu yang mustajab adalah sepertiga malam terakhir.

  1. Saat Selesai Sholat

Sholat merupakan media untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan sholat seorang muslim akan sangat dekat dengan Allah. Selain itu, setelah kita sholat juga dianjurkan untuk berdzikir mensucikan, mengagungkan kepada Allah.

Keadaan yang baik ini merupakan salah satu diantara waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa. Berdasarkan dari hadits yang diriwayatkan oleh at-tirmidzi bahwa Rasulullah ditanya tentang waktu yang paling didengar oleh Allah. Kemudian beliau menjawab waktu tersebut dipertengahan waktu yang terakhir dan setiap selesai sholat fardhu.

  1. Saat Sahur Dan Berbuka

Ibadah puasa merupakan ibadah yang sangat istimewa. Dimana Allah sendiri yang akan langsung memberikan pahala kepada yang berpuasa.

Selain itu, orang yang berpuasa mempunyai hubungan yang dekat dengan Allah sehingga berkesempatan lebih banyak doanya terkabulkan.

“setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah ta’ala berfirman (yang artinya),

“kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misk,” (HR Bukhori).

  1. Malam Lailatul Qadar

Waktu doa mustajab ke empat adalah malam lailatul qadar. Malam lailatul qadar merupakan malam yang sangat istimewa, dimana malam tersebut hanya ada satu kali setiap tahun dan hanya ada pada bulan ramdhan. Banyak versi yang menyebutkan saat datangnya lailatul qadar yang mengatakan hanya ada pada 10 malam ganjil terakhir pada bulan ramadhan, ada yang mengatakan pasti di taggal 17 ramadhan, ada juga yang mengatakan yang jatuh setiap malam selasa pada 10 hari terakhir bulan ramadhan.

Terlepas dari pro kontra waktu yang tepat datangnya lailatul qadar. Poin yang terpenting dalam pembahasan pada kesempatan ini adalah bahwa waktu tersebut merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Dalam surat al-qadr dijelaskan dengan jelas mengenai keutamaan malam lailatul qadar.

“aku bertanya kepada Rasulullah : wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam lailatul qadar? Beliau bersabda : “berdoalah,  Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (artinya : ‘ya Allah, sesungguhnya engkau maha pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku.” (HR.At-Tirmidzi, Ibnu Majah)

  1. Diantara Dua Khotbah

duduk diantara dua khutbah
Sumber: bincangsyariah.com

Di saat khotib duduk diantara dua khotbah di situ terdapat waktu yang sangat mustajab. Yang akan segera dikabulkan oleh Allah untuk orang yang berdoa di waktu tersebut. Dalam kitab fatawi al fiqhiyyah al-kubro, juz 1 halaman 251 yang ditulis oleh syaikh ibnu hajar al-haitami mengatakan, waktu ini adalah waktu mustajabah untuk berdoa. Yang sebaiknya hadirin sholat jumat lakukan ketika berdoa adalah dengan suara pelan, karena berdoa dengan suara pelan dianjurkan dalam agama.

  1. Saat Diantara Adzan Dan Iqamah

Selain saat adzan berkumandang, waktu yang mustajab untuk berdoa ada juga saat di antara adzan dan iqomah yaitu jeda sebelum adzan dan iqomah. Sebagaimana sabda Rasulullah doa diantara adzan dan iqomah tidak akan tertolak (HR. Tirmidzi).

  1. Saat Adzan Berkumandang

adzan saat shalat jamaah

Adzan berasal dari bahasa arab yang memiliki arti “panggilan”. Yaitu panggilan Allah untuk melaksanakan sholat. Secara garis besar waktu-waktu yang tepat untuk berdoa adalah ketika para malaikat rahmat melaksanakan tugasnya seperti mencatat orang yang melaksanakan sholat. Melihat adzan merupakan panggilan Allah untuk melaksanakan sholat, maka disitu juga terdapat waktu doa mustajab untuk berdoa. Rasulullah saw bersabda: “doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (HR. Abu Daud)

  1. Saat Turun Hujan

Hujan merupakan rahmat Allah untuk makhluknya di muka bumi pada saat ini malaikat rahmat turun untuk memberikan rahmat kepada makhluk berupa hujan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-hakim mengatakan bahwa “doa tidak tertolak pada dua waktu yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika turun hujan”.

  1. Saat Hari Jumat

Hari jumat dalam agama islam disebut sayyidul ayyam yaitu hari istimewa setiap dalam setiap minggu. Keistimewaan hari jumat atas hari-hari yang lain ini berdasarkan hadits

خيرُ يومٍ طلعت عليه الشَّمس يومُ الجمعة؛ فيه خُلق آدم، وفيه أُدْخِلَ الجنةَ، وفيه أُخرج منها، ولا تقوم الساعة إلا في يوم الجمعة . رواه مسلم

Berkaitan dengan waktu waktu yang mustajab dalam berdoa adalah salah satunya dihari jumat.

Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai sholat jumat selesai (HR. Muslim).

  1. Saat Hari Rabu Antara Dzuhur Dan Ashar

Saat hari rabu antara dhuhur dengan ashar ini memiliki waktu yang sangat mustajabah, akan tetapi banyak di antara umat muslim yang tidak mengetahui mengenai waktu ini. Hal ini dikarenakan literasi tentang pembahasan tersebut tidak begitu familiar dikalangan umat muslim khususnya di Indonesia.

Pada waktu tersebut yaitu saat hari rabu antara dzuhur dan ashar Rasulullah pernah berdoa sebanyak 3 kali di masjid al-fath yaitu pada hari senin, selasa dan rabu. Kemudia pada hari rabu lah doa Rasulullah dikabulkan.

Hal ini diketahui dari nampaknya kegembiraan di wajah beliau yang kemudian Jabir bin Abdullah menceritakan hadits ini. Jabir berkata tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa dan saya mendapati dikabulkannya doa.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad mengatakan pada hari rabu lah doanya dikabulkan yaitu antara sholat zuhur dan asar.  Hadis yang diriwayatkan oleh imam ahmad ini sebagai penguat dari hadis yang diceritakan oleh Jabir Bin Abdullah mengenai saat hari rabu antara dzuhur dan ashar merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

  1. Saat Berjihad Atau Berperang Dijalan Allah

Pada dasarnya jihad yang paling besar adalah jihad melawan nafsu kita sendiri seperti yang disampaikan Rasulullah kepada para sahabatnya usai sebuah perang uhud. Akan tetapi poin penting yang akan saya sampaikan bahwa berjihad dengan cara apapun baik itu ketika kita menuntut ilmu ketika kita bekerja untuk mencari rizki yang halal ketika kita mengajar ataupun pada saat-saat yang lain yang bertujuan untuk mencari atau Allah disitulah terdapat waktu yang baik untuk kita berdoa.

  1. Saat Di Hari Arafah Saat Hari Arafah

Yaitu saat dimana orang haji melakukan wukuf di arafah, tepatnya tanggal sembilan dzulhijjah. Sehingga dianjurkan bagi semua umat muslim untuk berdoa di hari itu disebabkan karena keistimewaan hari arafah. Dan hari ini adalah hari terbaik untuk berdoa Hadis Riwayat at tirmidzi

Dari ‘amr bin syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, nabi shallAllahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari arafah.” (HR. Tirmidzi no. 3585)

  1. Saat Sujud Dalam Sholat

sujud dalam sholat
Sumber: edarabia.com

Sudah kita bahas pada pembahasan yang telah lewat mengenai sholat. Sholat merupakan media yang bisa mendekatkan diri antara hamba dengan tuhannya, antara makhluk dengan sang khalik. Rasulullah shallAllahu alaihi wasallam bersabda “seorang hamba yang berada paling dekat dengan tuhannya ialah ketika ia sedang bersujud, maka berdoalah ketika sujud” (hadits riwayat muslim)

  1. Orang Terdholimi

Selanjutnya waktu yang mustajab untuk berdoa adalah saat seseorang didzolimi oleh orang lain. Sesungguhnya Allah dan Rasul-nya selalu berpihak kepada orang yang terzalimi karena saat itu sesungguhnya doa orang yang akan didengar langsung lah Allah subhanahu wa ta’ala sehingga doa-doa orang tersebut akan mustajabah. Sebagaimana sabda Rasulullah kepada terhadap doa orang yang terdzolimi ini sesungguhnya doa orang tersebut akan naik ke langit sebagaimana api yang menjulur ke udara (Hadis Riwayat Al Hakim).

  1. Ketika Minum Air Zam-Zam

Minum air zam-zam adalah waktu yang mustajab
Sumber: al-ain.com

Berdoa sebelum minum air zam-zam berdoa sesuai hajatnya masing-masing insya Allah dengan air zam-zam tersebut menjadikan wasilah terkabulnya doa kita. Ketika minum air zam-zam ibnu abbas membaca doa yang secara sekilas tetapi tidak terkait erat dengan zamzam karena yang diminta adalah ilmu dan kesehatan doa tersebut

 اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَ رِزْقًا وَاسِعًا وَ شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

“Ya Allah aku memohon pada-mu ilmu yang bermanfaat, rizqi yang luas, dan kesembuhan dari segala macam penyakit”

Itulah beberapa waktu doa mustajab sesuai dengan anjuran-anjuran Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Hendaklah kita menjadi hamba yang selalu mengesakan Allah dan selalu selalu mensucikannya dengan cara memperbanyak ibadah dan doa supaya ridho Allah selalu kita dapatkan beserta dengan rahmat dan inayah-nya. WAllahul muwafiq ila aqwamith thariq. Wassalamu’alaikum

«     »

Questions & Feedback

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.