Kang Santri

Catatan Kang Santri

Bacaan Dua Kalimat Syahadat Beserta Arti Dan Makna

Home Panduan Dzikir Ensiklopedi Panduan Bacaan Dua Kalimat Syahadat Beserta Arti Dan Makna
Syahadat

Islam merupakan agama terakhir sebagai penyempurna agama-agama sebelumnya. Di dalamnya menjelaskan tentang syariat-syariat Allah secara lengkap memuat aqidah, ibadah, muamalah dan lain sebagainya. Islam mampu mengcover semua aspek-aspek kehidupan dengan sempurna. Salah satu penyempurna Islam terhadap agama-agama terdahulu adalah menjelaskan tentang akidah. Yaitu tentang keimanan yang orang-orang dulu percayai disempurnakan dalam ajaran tauhid. baca selanjutnya tentang rukun islam dan rukun iman.rukun iman dan islam.

 

Sumber : islampos.com

Syahadat Rukun Islam Pertama

Dalam beberapa hadits yang diriwayatkan oleh beberapa perawi banyak yang membahas mengenai standar keislaman dan keimanan seseorang. Salah satunya adalah hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Imam Muslim yang sudah saya tulis dipostingan saya tentang rukun Islam dan Rukun Iman. Berikut ini salah satu hadits yang populer (ada dalam kitab Arbai’in Nawawi) tentang standar orang Islam.

عن ابي عبد الرحمن عبد الله بن عمر بن الخطاب رضي الله عنهما قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول :  بني الإسلام على خمس , شهادة ان لا اله الا الله وأن محمدا رسول الله واقام الصلاة وايتاء الزكاة وحج البيت وصوم رمضان (رواه الترمذي ومسلم)

Dari Abi Abirrahman, Abdullah bin Umar bin Al Khattab Radhiyallahu Anhuma berkata : saya mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda. Islam dibangun atas lima perkara, bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, haji ke baitullah dan puasa ramadhan ( HR. At-Tirmidzi dan Muslim).

Yang paling pertama yang harus dimiliki oleh seorang muslim adalah syahadat (penyaksian/pengakuan) bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan (esa) dan Nabi Muhammad adalah utusanNya.

Bacaan Dua Kalimat Syahadat Beserta Artinya

Dua kalimat syahadat merupakan penentu keislaman dan keimanan seseorang. Dengan kalimat syahadat amal-amal perbuatan yang baik diterima di sisi Allah. Dan yang perlu kita bersama ketahui bahwa syahadat tidak cukup diucapkan dengan syahadat tauhid, harus disertakan dengan syahadat rasul. Berikut ini bacaan syahadat tauhid dan syahadat rasul.

أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا الله وَ أَشْهَدُ اَنَّ محُمَدَّاً رَسُوْلُ الله

“Asyhadu an la ilaha illa allah, wa asyhadu anna muhammadan rasulullah”

Artinya: “Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah”

Makna Bacaan Dua Kalimat Syahadat

Ketika seseorang telah mengikrarkan dua kalimat syahadat disertai dengan pembenaran di dalam hati, maka dia telah masuk agama Islam. Dengan demikian ikrar dan pembenaran tersebut harus diaktualisasikan dengan meyakini bahwa Allah adalah dzat yang memiliki sifat-sifat yang sempurna dan mustahil dari sifat kurang.

Sifat-sifat Allah yang harus diketahui dan diyakini oleh seorang muslim yang berjumlah dua puluh harus diaktulisasi dengan baik oleh seseorang. Jika sudah mengetahui dan mengimani bahwa Allah adalah dzat yang maha mengetahui, maha melihat, dan maha mendengar maka perbuatan orang muslim akan terkendali dengan imannya sehingga tidak mudah untuk mecela, mencaci, memfitnah ataupun menyebarkan berita hoax.

Selain itu Allah juga memiliki Asma’ul Husna yang wajib diimani oleh setiap muslim. Asmaul Husna adalah sifat-sifat Allah yang terpuji yang jumlahnya 99. Dengan mengimani asma tersebut akan menjadikan hati dan fikiran muslim menjadi tenang, damai, taat kepada Allah dan tentram.

Jika sudah memahami dan meyakini Asmaul husna tersebut niscaya seorang muslim tidak mudah putus asa, tidak mudah galau dan frustasi. Meskipun demikian dengan iman kepada Allah akan menjadikan kita selalu tawakal dan optimis. Sebagai contoh seorang yang mempunyai masalah dengan keuangan berupa hutang, dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk berusaha dan selalu berdoa dan mengharap Allah akan rizki yang halal karena Dia adalah dzat yang maha kaya.

Sedangkan makna dari syahadat rasul adalah meyakini bahwa Allah mengutus Rasulullah untuk manusia dan jin, arab dan non arab. Disamping itu meyakini dan mengamalkan bahwa semua yang datang dari nabi adalah sesuatu yang haq dan benar. Sehingga dengan meyakini bahwa Rasulullah Muhammad adalah benar-benar utusan Allah, maka dia akan senantiasa melaksanakan syariat Allah yang disampaikan oleh Rasulullah.

Jika seseorang megimani dengan benar, maka akan selalu melaksanakan apa-apa yang diperintah dan menjauhi apa-apa yang dilarang, seperti selalu melaksanakan shalat lima waktu, menjauhi miras, narkoba dan lain sebagainya.

Disamping itu dalam syariat mengajarkan muamalat antara sesama manusia, sebagai contoh adalah dalam hal transaksi. Rasulullah melarang siapapun melakukan transaksi dengan curang, yang mengandung unsur riba, judi.

Selain menyampaikan mengenai syariat, nabi juga diutus untuk menyempurnakan akhlak. Maka dari itu akhlak nabi merupakan tolak ukur dan dijadikan pedoman muslim untuk selalu mengikuti dan meneladani nabi. Jika seorang telah mengikrarkan syahadat maka harus berusaha untuk meneladani dan melaksanakan perintahnya dalam hal berakhlak.

Dengan demikian selesailah penjelasan sedikit dari penulis mengenai bacaan dua kalimat syahadat beserta arti dan maknanya. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua. Amin.

«     »

Questions & Feedback

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019 Kang Santri.