tatacara dan doa shalat istikharah

Pengertian Shalat Istikharah

Tatacara Shalat Istikharah-Setiap manusia pasti memiliki harapan dan keinginan. Ketika seseorang sudah berjalan untuk menggapainya kadang dihadapkan pilihan-pilihan yang sulit untuk dihindari. Biasanya kebanyakan orang kebingungan ketika dihadapi pilihan-pilihan tersebut dan memutuskan salah satu diantaranya. Bahkan pilihan tersebut tidak sesuai dengan harapan.

Allah SWT. Telah menggariskan ketentuan untuk makhluknya baik berupa hal yang baik atau hal yang buruk. Hal inilah yang disebut dengan takdir. Perlu kita ketahui bahwa takdir tidak serta merta hanya kehendak Allah dan tanpa ada campur tangan manusia. Ada takdir yang tidak bisa dirubah oleh campur tangan manusia dan mutlak ditentukan oleh Allah (takdir mubram) seperti kematian, kiamat, sifat panasnya api,  gaya gravitasi bumi dan lain-lain.

Sedangkan takdir yang lain disebut dengan takdir muallaq atau dengan kata lain takdir yang ditentukan oleh Allah dan manusia diberi peran untuk bisa mengubah takdir tersebut sesuai dengan usaha dari manusia tersebut.

Dalam menentukan takdir yang harus dipilih oleh manusia-walaupun penentunya adalah Allah-, manusia hendaknya meminta petunjuk kepada Allah. Gambarannya adalah ketika seseorang diberi pilihan sebuah peluang usaha dalam bisnis, kemudian orang tersebut diberi beberapa pilihan yang harus dia tentukan. Sebagai bentuk dari ketaqwaan orang tersebut hendaknya meminta petunjuk Allah dalam menentukan pilihannya, nantinya insyaallah menjadi baik dan berkah.

Salah satu metode untuk menentukan pilihan-pilihan hidup adalah dengan cara shalat istikharah. Yaitu shalat yang dikhususkan untuk manusia dalam meminta petunjuk terhadap suatu pilihan dan perkara.

Rasulullah dalam sebuah hadits riwayat Jabir Ibn Abdillah ra bersabda:

اذا هم أحد كم بالأمر فليركع ركعتين ثم ليقل: أللهم… (رواه البخاري)

Jika diantara kalian hendak melakukan perkara/urusan, maka rukuklah (shalatlah) dua rakaat : kemudian berdoa…(HR. Bukhori)

Shalat istikharah adalah permohonan kepada Allah untuk memilihkan sebuah pilihan apakah baik, atau tidak, ditinggalkan atau dilaksanakan dan tentunya hal-hal yang boleh diistikharahi adalah hal yang sifatnya mubah, bukan haram.

Niat shalat sunah istikhoroh


أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى

Aku berniat shalat istikharah dua raka’at karena Allah Ta’ala

Rakaat pertama setelah membaca surat al-Fatihah memabaca surat al-Kafirun. Dan rakaat kedua setelah al-Fatihah membaca surat al-Ikhlas.

Doa shalat istikharah

Kemudian setelah salam membaca do’a:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”

 

Satu pemikiran pada “tatacara dan doa shalat istikharah

Tinggalkan komentar