Obat Batuk Untuk Ibu Hamil yang Aman dan Tepat

Obat batuk untuk ibu hamil – Ibu hamil tidak boleh sembarangan dalam mengkonsumsi obat-obatan, karena apapun yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan menimbulkan dampak pada janin yang dikandungnya.

Saat ibu hamil sakit, ada kekhawatiran terjadinya penularan penyakit yang dialaminya kepada janin yang dikandungnya. Sehingga seringkali ibu hamil cepat panik dan bingung bagaimana cara mengobatinya sekalipun yang dialaminya itu berupa sakit ringan seperti batuk dan pilek.

Oleh sebab itu, penting bagi ibu hamil menjaga kesehatannya selama masa kehamilan. Terlebih daya tahan tubuh wanita saat hamil cenderung menurun. Nah, berikut adalah tips untuk mengatasi batuk saat hamil:

Obat Batuk Untuk Ibu Hamil

obat batuk untuk ibu hamil

obat batuk untuk ibu hamil via pixabay.com

Meskipun telah menerapkan gaya hidup sehat serta menjaga kebersihan, tidaklah menjamin bagi ibu hamil untuk terhindar dari batuk. Artinya kemungkinan ibu hamil untuk mengalami batuk itu masih ada.

Yang perlu diperhatikan adalah, pada 12 minggu pertama adalah waktu yang sangat penting karena pada waktu itu organ vital bayi sedang terbentuk.

Oleh sebab itu, disarankan ibu hamil untuk tidak mengkonsumsi obat terlebih dulu sampai usia kandungannya melewati trimester pertama. Bahkan ada juga yang menyarankan agar tidak mengkonsumsi obat dulu sampai usia kandungan telah sampai 6-7 bulan.

Berikut adalah tips untuk membantu meringankan batuk:

  1. Mandi dengan air panas, karena uap air panas itu dapat membantu melegakan sesak nafas.
  2. Berkumur menggunakan air hangat yang dicampur dengan garam, hal ini dilakukan untuk meredakan radang tenggorokan dan batuk.
  3. Oleskan minyak gosok atau balsem sebagai penghangat pada dada dan sedikit dibawah hidung.
  4. Minum teh yang memiliki rendah kafein dicampur dengan madu dan lemon untuk melegakan radang tenggorokan.
  5. Menggunakan bantal yang tinggi saat tidur, bisa dengan menumpuknya agar posisi kepala lebih tinggi dari tubuh. Hal ini bertujuan untuk mencegah mengalirnya dahak yang bisa mengakibatkan iritasi pada dinding tenggorokan.
  6. Makan sup ayam yang hangat, hal ini dapat membantu meringankan dan membuat lega hidung yang tersumbat dan dapat juga mengurangi peradangan pada tenggorokan.

Imunisasi untuk Ibu Hamil

imunisasi ibu hamil

obat batuk untuk ibu hamil via pixabay.com

Tidak hanya anak-anak yang membutuhkan imunisasi, juga ibu hamil membutuhkan imunisasi. Pada trimester ke-3 di usia kehamilan, ibu hamil perlu untuk mendapatkan vaksin batuk rejan atau pertusis yang dikenal sebagai imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus).

Bahkan wanita yang sudah mendapat imunisasi sebelum hamil pun perlu untuk melakukan imunisasi lagi pada saat hamil.

Imunisasi ini sangat penting karena ibu hamil ini sangat rentan terkena komplikasi flu seperti infeksi sinus, pneumonia dan bronkitis. Hal ini dapat meningkat resiko bayi terlahir dengan prematur atau cacat.

Oleh sebab itu, segeralah periksa ke dokter jika ibu hamil mengalami hal-hal berikut:

  • Sulit bernapas
  • Muntah-muntah yang parah
  • Pusing
  • Dada terasa sesak atau nyeri
  • Demam yang tak kunjung reda menggunakan obat penurun panas
  • Pergerakan janin dalam kandungan terasa melemah
  • Pendarahan pada vagina

Vaksin atau imunisasi ini bisa diberikan pada ibu hamil pada saat kandungan memasuki usia 27 – 36 minggu. Dua minggu setelah proses vaksinasi, kadar antibodi dalam darah ibu hamil akan mencapai jumlah maksimal.

Dan sebagian antibodi itu akan ditransfer ke bayi untuk melindunginya dari batuk rejan di masa awal kehidupannya.

Sebaiknya Ibu hamil rutin dalam melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Apabila mengalami batuk pada malam hari lebih dari tujuh hari, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis yang dibutuhkan.

Add Comment