Dzikir Setelah Sholat Fardhu dan Sholat Sunnah Lengkap

Setelah selesai sholat, hendaknya membaca wirid atau dzikir setelah sholat sesuai yang diajarkan oleh para ulama’ salafus shalih. Sebab, dalam bacaan dzikir tersebut terkandung berbagai macam keutamaan yang sangat agung, baik untuk kepentingan dunia maupun akhirat.

Bacaan dzikir setelah sholat adalah kumpulan dari bermacam-macam kalimat thayyibah dan doa. Di dalamnya terdapat bacaan istighfar, bacaan tahlil, kalimat tauhid, puji-pujian kepada Allah, surat alfatihah, ayat kursi, bacaan tasbih, bacaan tahmid, bacaan takbir, dll.

Bacaan dzikir sesudah sholat itu mengandung faedah dan keutamaan yang dapat menghapus dosa kita, memudahkan urusan dunia serta persoalan hidup dan dan tabungan pahala untuk kepentingan akhirat kita.

Bacaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu

Sebagaimana yang telah disebutkan diatas, bacaan dzikir setelah sholat ini berupa kumpulan beberapa kalimat thayyibah dan doa. Yang mana kumpulan itu mengandung komposisi yang tepat untuk berdzikir atau mengingat kepada Allah.

Bacaan dzikir setelah sholat ini berupa kumpulan dari bacaan istighfar, tahlil, kalimat tauhid, doa selamat, surat alfatihah, ayat kursi, bacaan tasbih, tahmid, takbir, dll.

Gambar diatas hanya sampai pada bacaan ayat kursi. Lebih jelasnya, berikut adalah urut-urutan dzikir sesudah sholat:

  • Membaca istighfar 3 kali
  • Membaca kalimat tauhid 3 kali
  • Membaca doa selamat 3 kali
  • Membaca surat alfatihah 1 kali
  • Membaca ayat kursi 1 kali
  • Membaca tasbih 33 kali
  • Membaca tahmid 33 kali
  • Membaca takbir 33 kali
  • Membaca kalimat tauhid yang disambung dengan bacaan hauqolah
  • Doa setelah sholat

1. Bacaan Istighfar

bacaan istighfar dalam dzikir sholat

Bacaan istighfar latin dan Artinya:

Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laaailaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih.

“Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung , tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah , dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya.”

2. Bacaan Dzikir Kalimat Tauhid

bacaan kalimat tauhid

Bacaan kalimat tauhid latin:

Laaailaaha illallaah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir.

Arti kalimat tauhid:

Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu baginya. Hanya milikinya segala kerajaan dan hanya milikinya segala puji, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu.

3. Doa Selamat

doa selamat dalam dzikir setelah sholat

Doa selamat latin:

“Allaahumma antas salaam waminkas salaam wa ilaika ya’uudus salaam fahayyinaa robbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaros salaam tabaarokta robbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom.

Arti doa selamat:

Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamua lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami yang Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

4. Bacaan Surat Al fatihah

bacaan surat al fatihah

Bacaan al fatihah latin:

Bismillaahir rohmaanir rohiim [1] Alhamdulillaahirobbi ‘aalamiin [2] Arrohmaanir rohiim [3] Maaliki yaumiddiin [4] Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin [5] Ihdinas shirootol mustaqiim [6] Shirootolladziina an’amta ‘alaihim ghoiril maghdluubi ‘alaihim waladlaaalliin [7] Aaamiin

Arti surat al fatihah:

Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih (maha pengasih di dunia & akhirat) lagi maha penyayang (maha penyayang hanya di akhirat) [1] Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam [2] Dzat yang maha pengasih (di dunia & akhirat) lagi maha penyayang (di akhirat) [3] Dzat yang merajai hari akhir (hari kiamat) [4] Hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan [5] Tunjukkanlah kami jalan yang lurus (shirotol mustaqim) [6] Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau beri ni’mat bukan jalannya orang-orang yang Engkau benci (ghadab) dan bukan pula jalannya orang-orang yang tersesat [7]

5. Bacaan Ayat Kursi

bacaan ayat kursi

Bacaan ayat kursi latin:

Allaahu laaailaha illaa huwal hayyul qayyuum, laa ta’ khudzuhu sinatuw walaa naum, lahu maa fis samaawaati wa maa fil ardl, mandzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum, walaa yuhiithuuna bisyaim min ‘ilmihii illa bimaa syaaa’, wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardl, walaa yauduhuu hifdzuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adziim.

Arti ayat kursi:

Allah, tiada Tuhan yang haq disembah melainkan IA (Allah) Dzat yang hidup kekal abadi serta terus menerus dalam mengurus makhluknya. Tidak pula mengantuk ataupun tidur, milik-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada orang yang mampu memberi syafaat di sisi-Nya kecuali atas izin-Nya. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka (yang nampak) dan apa yang ada di belakang (yang tersembunyi) mereka. Dan mereka tidak diliputi sesuatu (tidak tau apa-apa) dari Ilmu Allah melainkan dengan sesuatu yang dikehendaki-Nya. Luas kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat menjaga keduanya, dan Dia lah Dzat yang maha luhur dan maha agung.

6. Bacaan Tasbih, Tahmid dan Takbir 33 X

إِلَهَنَا رَبَّنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا سُبْحَانَ اللهِ
(33x) سُبْحَانَ اللهِ

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ
(33x) اَلْحَمْدُ ِللهِ

اْلحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةِ
(33x) اللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

Latin:

Ilahanaa robbanaa anta maulanaa Subhanallah

Subhanallah 33 x
Subhanallah wa bihamdih daiman abadan Alhamdulillah

Alhamdulillah 33 x
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin ‘ala kulli haalin wani’mah

Allahu akbar 33 x

Allaahu akbaru kabiirow wal hamdulillaahi katsiirow wasubhanallaahi bukrotaw wa ashiilaa, Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu yuhyii wa yumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim.

*****

Dzikir Setelah Sholat Tahajud

Sebenarnya tidak ada keterangan secara khusus mengenai dzikir setelah sholat tahajud ini. Namun bukan berarti tidak baik membaca dzikir setelah sholat tahajud, bahkan sangat baik dilakukan.

Untuk dzikir setelah sholat tahajud ini, kita bisa memilih rangkaian dzikir dari kalimat tahyyibah yang keutamaannya sesuai dengan keadaan diri kita.

Diharapkan, dengan dzikir tersebut keutamaannya bisa mempermudah hajat kita atau semakin meningkatan kedekatan kita dengan Allah.

Karena waktu tahajud merupakan waktu yang sangat baik untuk berdoa, meminta ampunan dan rahmat kepada Allah. Maka untuk dzikir setelah sholat tahajud ini kita bisa sesuaikan dengan waktu tersebut.

Kita bisa memilih kalimat thayyibah bacaan istighfar untuk meminta ampunan, memperbanyak membaca kalimat tasbih, tahmid, takbir dan tahlil untuk mengharap rahmat Allah. Dan tidak ketinggalan membaca sholawat Nabi agar kelak mendapat syafaatnya di hari kiamat.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Membaca istighfar 33 x (Bisa 100 kali)
  • Membaca tasbih, tahmid & takbir 33 x (Bisa 100 kali)
  • Membaca sholawat nabi 33 x (Bisa 100 kali)
  • Membaca tahlil 33 x (Bisa 100 kali)
  • Doa sholat tahajud

Dzikir Setelah Sholat Dhuha

Seperti halnya sholat tahajud diatas, dalam sholat dhuha pun tidak ada keterangan secara khusus mengenai dzikir setelah sholat dhuha. Namun kita bisa memilih kalimat thayyibah untuk digunakan sebagai dzikir setelah sholat dhuha.

Kita bisa memilih kalimat thayyibah yang sesuai dengan keadaan kita atau yang sesuai dengan sholat dhuha itu sendiri. Umumnya, orang melakukan sholat dhuha untuk membuka pintu rezeki agar diberi kemudahan dan kelancaran.

Maka dzikir yang sesuai untuk hal ini adalah dengan memperbanyak bacaan istighfar, bagus ditambah sholawat nabi dan membaca surat al waqiah.

Salah satu penghambat pintu rizki adalah dosa perbuatan maksiat, maka untuk menghapusnya perlu memohon ampunan dengan memperbanyak bacaan istighfar.

Sebagaimana dalam hadits nabi yang disebutkan dalam Ihya’ Ulumiddin Imam Ghazali juz 1:

Rasulullah  bersabda: Barangsiapa yang memperbanyak membaca istighfar (memohon ampun), maka Allah jadikan setiap kesusahannya menjadi kegembiraan, kesempitannya menjadi lapang (jalan keluar) dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.

*****

Pengertian Dzikir

Zikir secara bahasa artinya ingat, sedangkan secara syara’ adalah mengingat Allah baik dengan hati maupun lisan, yaitu dengan mengucapkan kalimat thayyibah. Dzikir juga biasa disebut dengan wirid.

Bacaan dzikir ini antara lain adalah bacaan istighfar, sholawat nabi, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dll. Dzikir bisa dilakukan dimana saja, namun untuk membacanya hindarilah tempat-tempat yang hina, misalnya ketika berada di dalam kamar mandi.

Berdzikir sendiri sangat ditekankan dan dianjurkan, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ahzab ayat 41 dan QS. Ali Imran ayat 191:

Hai orang-orang yang beriman berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. (QS. Al-Ahzab: 41)

(Yaitu) orang-orang yang mengingat (berdzikir) Allah sambil berdiri atau duduk, atau dalam keadaan berbaring dan memikirkan mengenai penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami tidaklah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia, maka peliharalah kami dari siksa api neraka”. (QS. Ali-Imran: 191)

Orang yang berdzikir akan senantiasa tentram hatinya serta memperoleh ketenangan jiwa. Allah berfirman:

Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra’du: 28)

Wallahu a’lam. Baca: Bacaan Sholat Lengkap 5 Waktu

No Responses

Add Comment